Suara.com - Saat ini virus corona Covid-19 sudah menginfeksi hampir 5 juta orang di seluruh dunia. Gejala umum virus corona Covid-19 pun meliputi demam tinggi dan batuk persisten, meskipun beberapa pasien bisa mengalami gejala lain.
Para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa masalah pencernaan atau sakit perut juga termasuk tanda tersembunyi infeksi virus corona Covid-19.
Beberapa pasien corona Covid-19 pun cukup banyak yang mengalami gejala masalah pencernaan. Salah satunya, diare disebut sebagai tanda awal potensial infeksi virus corona Covid-19.
Tetapi dilansir oleh Express, kini ahli kembali menemukan sejumlah pasien virus corona Covid-19 dengan masalah pencernaan lain, seperti pneumatosis.
Pneumatosis adalah kondisi yang terjadi akibat penumpukan gas di dinding usus. Pneumatosis bisa menyebabkan sejumlah gejala yang tidak diinginkan, termasuk sembelit dan sakit perut.
Para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston, AS memeringatkan pasien corona Covid-19 yang mengembangkan pneumatosis cenderung mengalami gejala yang lebih serius dan perlu perawatan intensif di rumah sakit.
"Kami menemukan kelainan usus pada pencitraan pada pasien dengan corona Covid-19, terutama pada pasien yang berada di unit perawatan intensif," kata Dr Rajesh Bhayana.
Rajesh Bhayana mengatakan pasien di ICU bisa menderita iskemia usus karena penyebab lain. Tapi, virus corona Covid-19 juga bisa menyebabkan pembekuan dan cedera pembuluh kecil.
Sehingga kondisi itu akan berdampak pada usus. Tapi, bila Anda mengalami sakit perut juga tak selalu tanda peringatan virus corona Covid-19.
Baca Juga: Ilmuwan Inggris Teliti Obat Kumur Jadi Penghancur Virus Corona, WHO Ragu
Sebab, nyeri perut bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, termasuk gas yang menumpuk atau gangguan pencernaan.
Namun, Anda harus membicarakannya dengan dokter bila sakit perut tidak mereda cukup lama dan lebih parah seiring berjalannya waktu. Terlebih, bila sakit perut juga disertai oleh nyeri dada.
Sementara itu, Anda lebih mungkin terinfeksi virus corona Covid-19 bila mengalami dua gejala umum, yakni demam dan batuk terus-menerus. Ada pula pasien yang mengeluhkan sakit kepala, ruam hingga kebingungan.
Bila Anda khawatir sedang terinfeksi virus corona Covid-19, Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter dan mengarantina diri selama 14 hari untuk mencegah penularan virus.
Berita Terkait
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Keracunan Massal Lagi? 7 Siswa SMAN 15 Jakarta Mual dan Sakit Perut Usai Makan MBG
-
Beda Sakit Perut Keracunan vs Virus, Ini Gejalanya
-
Penyebab Sakit Perut yang Mengejutkan dan Cara Mengatasinya
-
Ngeri! Kecoak Hidup Ditemukan di Usus Pria Ini Setelah Makan di Pasar Malam
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?