Suara.com - Sakit Gigi Saat Puasa, Kumur Air Garam Hangat Bisa Membantu Loh!
Saat berpuasa bisa jadi kita menemukan beberapa masalah pada tubuh kita. Salah satunya yang sering terjadi adalah sakit gigi.
Dengan adanya imbauan untuk menunda ke rumah sakit ataupun klinik kecuali gawat darurat, ada cara untuk meredakan sakit gigi yang kita alami.
Namun perlu dicatat, apabila sakit gigi sudah terlalu parah atau mengalami kondisi lainnya yang perlu penanganan segera, maka kondisi tersebut sudah termasuk gawat darurat dan segera bawa ke rumah sakit.
Sakit gigi yang muncul saat berpuasa bisa ditangani dengan mudah. Dipaparkan oleh Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Dr drg RM Sri Hananto Seno, SpBM(K), MM, berkumur dengan air garam hangat bisa mengurangi rasa sakit.
"Kalau ada obat kumur atau air garam hangat sudah cukup untuk mengurangi rasa sakit dan membunuh sebagian kuman-kuman yang ada di rongga mulut," jelasnya saat Press Conference KoMPAK, Rabu (20/5/2020).
Dikutip dari WebMD, cara untuk membuat air garam hangat adalah dengan mencampur setengah sendok teh garam pada segelas air. Kumur-kumur dengan air tersebut lalu buang, jangan telan air tersebut.
Selain berkumur, mengonsumsi obat-obatan seperti obat pereda nyeri juga bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit gigi.
Ia juga mengingatkan pentingnya untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut saat berpuasa. Yakni dengan menyikat gigi dua kali sehari.
Baca Juga: Sakit Gigi saat Pandemi Corona?, Begini Cara Mengatasinya di Rumah
Menyikat gigi sangat penting dilakukan setelah makan, yaitu pada saat setelah sahur dan setelah buka puasa.
"Karena makanan yang menempel pada gigi dan gusi itu bisa jadi tempat berkembangnya kuman dan bakteri yang ada di dalam mulut. Yang kemudian menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman pada mulut," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?