Suara.com - Harkitnas: Bangkit Lawan Covid-19, Sejumlah Organisasi Bentuk KoMPAK
Angka kematian (CFR) akibat virus corona Covid-19 di Indonesia masih terhitung cukup tinggi, yakni antara 6-7 persen.
Yang menyedihkan, di antaranya adalah tenaga medis dan tenaga kesehatan.
Berbagai macam upaya dari berbagai pihak nampaknya belum membuahkan hasil yang optimal meski sudah berusaha maksimal.
Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk membangun sinergi agar mempercepat penanganan Covid-19.
Dalam hal ini, para pimpinan dari sejumlah organisasi profesi dan asosiasi kesehatan sepakat membentuk Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK).
Inisiasi ini merupakan upaya untuk bangkit dan melawan Covid-19. Pendiriannya sendiri bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Ketua Umum IDI, Daeng M Faqih, ia berharap koalisi ini juga mampu membangkitkan masyarakat untuk melawan Covid-19.
"Karena persoalan Covid-19 tidak bisa hanya dikerjakan sendiri oleh petugas kesehatan. Jadi kalau kita mau bangkit, kita juga harus mampu membangkitkan masyarakat," ujarnya dalam Press Conference KoMPAK pada Rabu (20/5/2020).
Baca Juga: KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea
Ia menyayangkan bahwa masih banyak yang menganggap enteng anjuran dan imbauan yang digaungkan untuk mengurangi angka penyebaran virus corona, salah satunya adalah perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS).
"Menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan itu penting, menyediakan alat-alat kesehatan penting, menyediakan logistik obat itu penting, tapi jauh lebih penting dari itu semua adalah kita bisa membangkitkan kesadaran kita semua bahwa masalah kesehatan adalah masalah yang sangat esensi," ujar Daeng.
"Dan kalau tidak dijaga, maka akan berdampak tidak hanya pada kesehatan itu sendiri, tapi dampak yang bersifat multidimensi," pungkasnya.
Adapun organisasi profesi dan asosiasi kesehatan yang bergabung antara lain:
- Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES)
- Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI)
- Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB) Indonesia
- Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)
- Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)
- Ikatan Bidan Indonesia (IBI)
- Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
- Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI)
- Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)
- Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI)
- Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)
- Perkumpulan Profesi Kesehatan Tradisional Komplementer Indonesia (PPKESTRASKI)
- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini