Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Seorang dokter pun menjelaskan bahwa penglihatan kabur belum bisa disebut sebagai gejala virus corona Covid-19.
Sebelumnya, gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk persisten dan demam tinggi. Tapi, beberapa pasien corona Covid-19 juga mengeluhkan gejala aneh lainnya, termasuk penglihatan kabur.
Penasihat khusus Boris Johnson, Dominic Cummings, sempat melanggar aturan stay at home dengan melakukan perjalanan dari London ke Durham.
Saat itu Cummings melakukan perjalanan di dekat Istana Barnard bersama anak dan istrinya ketika Inggris sedang dalam puncak penguncian akibat virus corona Covid-19.
Lalu, Cummings juga pernah menyingung masalah penglihatannya yang berkaitan dengan virus corona Covid-19 dalam acara Good Morning Britain bersama Lorraine Kelly. Tetapi, dokter mengatakan bahwa hilangnya penglihatan atau penglihatan kabur belum dikaitkan dengan virus corona Covid-19.
Dr Amir Khan, yang menangani pasien Covid-19 mengaku belum pernah mendengar pasien mengeluhkan pandangan kandung atau kehilangan penglihatan akibat virus tersebut.
"Adakah hubungan antara virus corona Covid-19 dengan penglihatan? kita tahu ada efek samping dan butuh waktu lama untuk menemukannya," tanya Lorraine kepada Amir dikutip dari Express.
Amir Khan mengatakan bahw avirus corona Covid-19 masih tergolong baru dan gejalanya masih terus diperhatikan pada setiap pasien. Tapi, Amir belum pernah mendengar atau mendapati pasiennya mengalami masalah penglihatan.
"Kemarian Dominic Cummings mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan profesional medis sebelum melakukan perjalan kembali ke London dari Durham. Saya agak khawatir bila dia memberi tahu dokter pandangannya kabur tapi diperbolehkan berkendara," kata Amir.
Baca Juga: 5 Tips Kembali Produktif Bekerja Setelah Libur Lebaran
Menurut Amir, siapa pun pasti tidak boleh berkendara ketika memiliki masalah dengan penglihatan. Pihak sendiri mungkin akan menyuruh Cumming tetap tinggal di London atau Durham jika sudah terlanjut melakukan perjalanan.
Sejauh ini, gejala aneh dari virus corona Covid-19 yang sudah disetujui oleh ahli kesehatan adalah hilangnya indera penciuman dan perasa yang sudah masuk daftar gejala umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan