Suara.com - 174 Orang Mati dalam Sehari karena Virus Corona di Rusia
Rusia mencatatkan rekor kematian tertinggi karena virus Corona Covid-19 dalam 24 jam terakhir, setelah 174 dilaporkan meninggal dunia.
Kematian baru ini membuat total korban meninggal di Rusia karena virus Corona Covid-19 mencapai 3.807 orang.
Angka kasus baru pun meningkat pesat, dengan tambahan 8.915 kasus, menjadikan total kasus virus Corona Covid-19 di Rusia saat ini 362.342.
Kabar baiknya, angka kesembuhan juga mengalami peningkatan, dengan 12.331 orang sembuh dalam 24 jam terakhir.
Dilansir Anadolu Agency, deputi Perdana Menteri Rusia, Dmitry Chernyshenko mengatakan situasi pandemi di Rusia saat ini bisa dibilang stabil. Dalam beberapa hari ke belakang, tercatat angka kesembuhan jauh melebihi kasus baru.
Namun Organisasi Kesehatan Dunia mengingatkan Rusia untuk tidak buru-buru mencabut pembatasan sosial dan karantina wilayah. Mengingat, risiko pandemi menyebar ke daerah lain masih sangat tinggi.
Pemerintah Rusia sendiri sulah melakukan lockdown ketat di ibukota Moskow, melarang masuknya warga negara asing hingga penghentian sementara operasional penerbangan dan kereta api. Namun, upaya-upaya ini masih belum cukup karena saat ini Rusia berada di peringkat ketiga jumlah kasus virus Corona terbanyak, dibawah Amerika Serikat dan Brasil.
Dua pejabat Rusia bahkan saat ini sedang mendapat perawatan karena virus Corona, dengan empat lainnya dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Rusia Berhasil Tekan Kematian Kurang dari 1 Persen
Data dari Johns Hopkins University menyebut pandemi virus Corona Covid-19 diketahui sudah menewaskan 345.100 orang dari 188 negara. Ada lebih dari 5,49 juta kasus terjadi saat ini di dunia, dengan 2,16 juta di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026