Suara.com - Seorang dokter senior di Italia, Alberto Zangrillo kepala Rumah Sakit San Raffaele menyebut bahwa virus corona baru kini kehilangan potensinya dan tidak lagi terlalu mengancam.
“Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak ada lagi di Italia. Tes yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif yang benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan yang lalu," kata Alberto Zangrillo, kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara dari Lombardy, dilansir dari Medical Daily.
Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), Sayangnya penyataan tersebut langsung ditangkis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ahli epidemologi WHO, Maria Van Kerkhove, serta beberapa ahli lain mengatakan komentar Zangrillo tidak didukung oleh bukti ilmiah.
Mereka menyebut, bahwa pernyataan Zangrillo tidak menunjukkan data bahwa virus corona baru berubah secara signifikan, baik dalam bentuk penularannya atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya, kata mereka.
"Dalam hal penularan, itu tidak berubah, dalam hal keparahan, itu juga tidak berubah," kata Van Kerkhove kepada wartawan.
Bukan hal yang aneh bagi virus untuk bermutasi dan beradaptasi ketika menyebar.
Para ahli badan kesehatan, bersama dengan sejumlah ilmuwan lain, juga mengatakan pada hari Senin (1/6/2020), bahwa tidak ada bukti untuk mendukung pernyataan dokter terkenal Italia itu.
Selain menyatakan, bahwa virus corona tidak lagi berpotensi membahayakan, Zangrillo juga mengatakan bahwa beberapa ahli terlalu khawatir tentang potensi gelombang kedua. Ia yakin Italia akan segera beroperasi kembali secara normal.
“Kekuatan virus itu dua bulan lalu bukanlah kekuatan yang sama dengan yang dimiliki saat ini. Jelas bahwa hari ini penyakit Covid-19 berbeda," kata Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di rumah sakit San Martino di kota Genoa.
Baca Juga: Tetap Edukasi Selama Pandemi, Taman Pintar Jogja Buat Podcast Cerita Rakyat
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi