Suara.com - Kesehatan jiwa menjadi sorotan belakangan ini di tengah pandemi Covid-19. Hal ini lantaran berada di rumah aja dan terpapar berita seputar Covid-19 disebut bisa mengganggu kesehatan jiwa.
Gangguan kesehatan jiwa yang bisa muncul antara lain stres, depresi, hingga rasa cemas yang berlebih.
Apabila tak segera diatasi lebih awal, maka dikhawatirkan hal ini bisa menjadi 'wabah' penyakit baru pasca penerapan pembatasan sosial dan social distancing.
Dipaparkan oleh dr. Andri, SpKJ, spesialis jiwa dari OMNI Hospitals Alam Sutera, ada satu hal penting yang bisa dilakukan untuk mencegah lebih dini risiko kesehatan jiwa kita terganggu selama masa pandemi.
"Secara umum, tidak disarankan untuk fokus pada berita Covid-19 setiap hari. Kalau saran saya, satu jam sehari," katanya dalam live Instagram, baru-baru ini.
Menurutnya, selama satu jam fokus untuk membaca berita seputar Covid-19 sudah cukup. Kalau memang tidak kuat, maka lebih baik dilepas atau tidak membaca sama sekali.
Risikonya memang tidak mendapatkan informasi. Namun dr. Andri mengatakan, berita belakangan ini juga semasif awal pandemi.
Misalnya, saat awal pandemi, lebih banyak berita penting seperti informasi mengenai gejala fisik. Dan hal tersebut membuat kekhawatiran orang menjadi tinggi terhadap situasi ini.
"Saat ini kan informasi lebih dominan pada perkembangan kalau mau new normal, lainnya nggak terlalu. Kalaupun vaksin ditemukan, kan nggak misalnya besok langsung disuntik," lanjutnya.
Baca Juga: Studi: Orang Gemuk Lebih Rentan Alami Ganguan Kesehatan Mental Saat Pandemi
Ia menambahkan, penyebab banyak orang enggan melepaskan informasi soal Covid-19 salah satunya karena fear of missing out (FOMO), atau takut ketinggalan berita terbaru.
"Banyak kok yang sudah pernah mencoba sebulan tidak membuka media sosial. Baik-baik saja, dunia tetap berjalan. Saya sendiri sudah nggak pernah nonton update jumlah pasien sehari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi