Suara.com - Jumlah pasien sembuh virus Corona Covid-19 di Turki terus bertambah mencapai lebih dari 152 ribu orang.
Dilansir Anadolu Agency, Turki pada Senin (15/6/2020) malam mengkonfirmasi penambahan 947 pasien virus korona yang telah sembuh, sehingga total keseluruhan mencapai 152.364 orang.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca masih ada 722 pasien yang dirawat di unit perawatan intensif.
Koca mengatakan bahwa penambahan kasus virus korona meningkat di wilayah tertentu, oleh karena itu dia menekankan pentingnya mengikuti aturan terkait Covid-19.
"Dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah kasus pada Senin meningkat 30 orang, jumlah pasien perawatan intensif meningkat lima dan jumlah pasien yang diintubasi meningkat satu orang," tambah dia.
Korban meninggal akibat pandemi di negara itu bertambah menjadi 4.825 jiwa, setelah Turki melaporkan 18 kematian baru dalam 24 jam terakhir.
Selama tujuh hari berturut-turut, Turki melaporkan jumlah kematian di bawah angka 20 setiap hari.
Petugas medis melakukan 42.032 tes Covid-19 dalam satu hari terakhir, sehingga total jumlah sejak awal naik menjadi lebih dari 2,67 juta.
Menurut hasil tes yang dilakukan, jumlah total kasus Covid-19 secara nasional mencapai 179.831 kasus, dengan penambahan hampir 1.600 infeksi baru.
Baca Juga: Wagub DKI Riza Patria Minta Pasien Sembuh Corona Sumbang Plasma Darah
Berita Terkait
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina
-
Turki Semakin Dekat ke Piala Dunia 2026 usai Tundukkan Rumania
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik