Suara.com - Badan Kesehatan Dunia WHO mengungkapkan bahwa pandemi virus corona penyebab sakit Covid-19 telah memasuki fase baru dan berbahaya. Terlebih ketika angka infeksi di dunia terus meningkat.
Di sisi lain, Covid-19 juga telah membuat banyak orang di dunia merasa was-was. Ketika badan tak enak dan demam menyerang, tak jarang kita akan menganggap dan berasumsi bahwa kita teinfeksi Covid-19. Tapi apakah betul selalu begitu? Adakah penjelasan lain?
Berita mengenai fase baru pandemi Covid-19 serta perasaan was-was dan mengira telah terinfeksi Covid-19 masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer di Suara.com edisi Senin, 22 Juni 2020 berikut ini.
1. WHO Sebut Pandemi Virus Corona Memasuki Fase Baru dan Masih Berbahaya
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pandemi virus corona telah memasuki fase baru dan berbahaya ketika kasus Covid-19 harian meningkat mencapai rekor tertinggi pada Kamis (18/6/2020) lalu.
Jumlah kasus baru yang dilaporkan pada Kamis lalu sebanyak 150.000. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan itu adalah peningkatan terbanyak dalam sehari sejauh ini.
2. Berpikir Kena Covid-19 Setiap Kali Merasa Demam? Awas Gejala Psikosomatik
Demam yang menjadi gejala umum Covid-19 memang agak sulit dibedakan dengan demam pada sakit flu biasa. Tak heran kalau banyak orang was-was dan cemas diri mereka terkena Covid-19 ketika merasa demam atau suhu tubuh naik. Apalagi jika ditambah kepala pusing, tubuh terasa pegal, batuk hingga pilek.
Baca Juga: Bencana Mengintai, Asia Selatan Kewalahan Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19
Ya, di masa pandemi seperti sekarang, orang rasanya mudah saja mengaitkan beragam gejala dengan virus corona. Meski kenyataannya, Covid-19 hanya bisa terkonfirmasi setelah melakukan dua kali rapid tes atau uji PCR.
3. Dipaksa Orangtua Minum Air 4 Botol, Anak 11 Tahun Meninggal Dunia
Pada awal pekan lalu, seorang ayah dan ibu tiri menyerahkan diri ke polisi dengan dugaan pembunuhan terhadap putra mereka sendiri yang berusia 11 tahun. Mereka mengaku memaksa si anak minum air dalam jumlah banyak.
Ryan dan Tara Sabin, dari Black Forest, timur laut Colorado Springs, telah didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama dan kekerasan pada anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak