Suara.com - Setelah terbukti mengandung Listeria, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia hingga Indonesia telah menarik sejumlah produk jamur enoki dari peredaran. Tetapi jika Anda terlanjur sempat menyimpannya di dalam kulkas, maka tentu disarankan untuk segera membersihkan berbagai permukaanya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan untuk segara mencuci dan membersihkan semua permukaan dan wadah yang mungkin bersentuhan dengan jamur enoki. Hal ini disebabkan karena Listeria dapat bertahan hidup dalam suhu dingin dan dapat dengan mudah menyebar ke makanan serta permukaan lainnya.
Menurut CDC, berikut adalah beberapa langkah yang perlu Anda lakukan jika pernah menyimpan jamur enoki yang kini dilarang pemerintah.
1. Memberishkan Kulkas
CDC merekomendasikan pembersihan kulkas dengan lima tahapan, yakni: Pertama, membuang jamur enoki dan makanan lain yang disimpan bersamaa. Masukkan ke dalam kantong tertutup di tempat sampah. Jika makanan yang ditarik kembali disimpan dalam wadah yang dapat digunakan kembali, cucilah dengan air panas dan sabun sebelum digunakan kembali.
Kedua, Kosongkan kulkas termasuk melepas rak, laci, dan bagian yang bisa dilepas lainnya. Ketiga, bersihkan rak cuci kulkas dan bagian yang dapat dilepas dengan sabun dan air panas lalu keringkan dengan handuk bersih. Biarkan suhu rak kembali dingin sebelum dipasang kembali.
Keempat, bersihkan bagian dalam kulkas kosong dengan air sabun yang panas, lalu bersihkan dengan air bersih untuk membilas sabun. Keringkan dengan handuk bersih, jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam pintu dan laci yang tidak bisa dilepas.
Kelima, kembalikan rak, laci dan makanan ke tempatnya seperti semula.
2. Cuci permukaan dengan air sabun yang panas
Baca Juga: Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Merasa Normal-normal Saja
Cuci wadah yang digunakan untuk tempat jamur dengan air panas bersabun atau dengan mesin cuci piring. Untuk membersihkan permukaan dan wadah, gunakan larutan 1 sendok makan cairan pemutih dalam 1 botol air. Lakukan ini setelah dibersihkan dengan air sabun yang panas.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat merekomendasikan bagi pengolah makanan, restoran, dan pengecer yang menerima jamur enoki lebih menggunakan kewaspadaan ekstra. Terutama dalam membersihkan setiap permukaan dan wadah yang mungkin bersentuhan dengan produk-produk ini untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?