Suara.com - Pakar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan risiko penyebaran penyakit bersumber hewan (zoonosis) yang mengancam kesehatan manusia.
Dilansir Anadolu Agency, sebuah laporan PBB memperingatkan bahwa wabah akan terus muncul jika dunia tidak mengambil langkah-langkah aktif untuk mencegah penyakit zoonosis lainnya masuk ke populasi manusia.
Covid-19, Ebola, MERS, virus nil barat, dan demam lembah rift disebabkan oleh virus yang berpindah dari inang hewan ke populasi manusia.
Laporan berjudul "Mencegah Pandemi Selanjutnya: Penyakit zoonosis dan cara memutus rantai penularan" itu merupakan hasil upaya bersama Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Institut Penelitian Peternakan Internasional (ILRI).
Laporan tersebut mengidentifikasi tujuh tren yang mendorong meningkatnya kemunculan penyakit zoonosis dari sumber hewan ke manusia.
Tren tersebut antara lain: peningkatan permintaan protein hewani, peningkatan dalam pertanian yang intens dan tidak berkelanjutan, peningkatan penggunaan dan eksploitasi satwa liar serta krisis iklim.
"Ilmunya jelas bahwa jika kita terus mengeksploitasi satwa liar dan menghancurkan ekosistem kita, maka kita bisa menantikan aliran yang stabil dari penyakit ini pindah dari hewan ke manusia di tahun-tahun mendatang," kata Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen.
Andersen mencatat bahwa pandemi menghancurkan kehidupan manusia dan ekonomi negara, terutama yang paling miskin.
"Untuk mencegah wabah di masa depan, kita harus menjadi lebih berhati-hati dalam melindungi lingkungan alam kita," tambah dia.
Baca Juga: Studi: Virus Corona Mampu Bertahan di Kulit Hewan hingga 4 Hari
Menurut UNEP, setiap tahunnya, sekitar dua juta orang, kebanyakan di negara berpenghasilan rendah dan menengah, meninggal karena penyakit zoonosis yang terabaikan.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Anak Kecil Melihat Prosesi Kurban Idul Adha sebelum Usia Berikut
-
4 Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban, Kenali Sebelum Membeli!
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Ada Petting Zoo dan Safari Garden di PetFest Indonesia 2026
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan