Suara.com - Survei Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2018, mengungkap sebanyak 64,8 persen atau sekitar 171,17 juta penduduk Indonesia sudah terhubung internet
Lewat angka tersebut, ditengarai 91 persen pengguna internet terkuat adalah anak usia 15 hingga 19 tahun.
Data ini menunjukkan orangtua harus mengawasi agar deras arus informasi--yang dibarengi dengan kesadaran diri anak bisa memilah informasi untuk digunakan.
"Hal tersebut dapat dilakukan dengan mulai menjaga privasi di media sosial, menjaga keamanan akun dengan membuat kata kunci yang sulit ditebak, memilah dan menghindari berita hoaks, sebarkan informasi yang positif, dan gunakan gawai dan media sosial seperlunya hanya untuk hal yang bermanfaat dan mengembangkan diri jangan sampai kecanduan,” ujar Ketua Dewan Pers 2016-2019, Yosep Adi Prasetyo dalam siaran pers KemenPPPA yang diterima Suara.com, Kamis (9/7/2020).
Sebagai negara dengan penggunaan media sosial tertinggi di dunia, Anggota OASE Kabinet Indonesia Maju, Gista Putri Wishnutama menuturkan tips dan trik agar aman menggunakan sosial media khususnya bagi anak agar mendapatkan informasi yang laik anak.
“Kejahatan di internet seperti cyberbullying bisa terjadi kepada siapa saja tidak mengenal umur, profesi, dan waktu. Oleh karena itu, bagi pengguna media sosial usia anak dalam penggunaannya harus dipantau oleh orangtua," terang Gista.
Gista menyarankan para orangtua dan anak harus paham dan mengenal platform atau aplikasi yang digunakan anak.
Ajarkan anak untuk berpikir lebih dulu dampak dan respon jika mengunggau sesuatu di media sosial.
"Batasi penggunaan media sosial jangan sampai kecanduan dan lupa waktu, penggunaan dipantau secara berkala, dan mulai dari diri sendiri untuk bijak dalam mengakses media sosial. Disinilah peran penting orangtua harus bisa menjadi teman yang membantu anak menjadi penjelajah dunia maya yang cerdas dan percaya diri dalam memanfaatkan internet sebaik-baiknya," tambah Gista lagi.
Baca Juga: Bagaimana Kiat Membangun Hubungan Antara Orangtua dan Anak Sambung?
Sedangkan Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Konten Kreator, Yosi Mokalu justru lebih menyarankan orangtua untuk mau mendekatkan diri dengan lingkungan dan dunia media sosial yang diselami anak.
"Inilah yang menjadi kunci utama agar anak dapat mengakses informasi layak anak dengan tetap di bawah pengawasan dan pendampingan orangtua. Menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian pada anak dalam mengakses internet dan media sosial akan menjadikan anak lebih peka terhadap segala bentuk kejahatan di media sosial, sehingga mereka akan terhindar dari hal tersebut," tutup Yosi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?