Suara.com - Belum lama ini Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengabarkan adanya potensi virus corona bisa menyebar melalui udara atau airborne.
Dalam jurnal Materials Today Physics, sekelompok ilmuwan telah merancang filter udara yang mereka klaim dapat menangkap dan membunuh virus corona secara instan.
Ini adalah gagasan para ilmuwan dari University of Houston (UH) di AS.
Peneliti mengklaim filter baru ini dapat menjebak SARS-CoV-2 dan langsung menetralisirnya. Para peneliti menguji prototipe dan menemukan alat tersebut dapat membunuh 99,8% virus dan 99,9% spora bakteri mematikan Bacillus anthracis penyebab antraks saat sekali melewati filternya.
Menanggapi hal ini, ada baiknya kita menerapkan langkah-langkah yang bisa melindungi diri kita dari penyebaran virus ini.
Melansir dari WHO, ada 8 langkah yang bisa mengurangi kemungkinan penularan dan penyebaran COVID-19. Di antaranya sebagai berikut.
1. Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer.
2. Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain.
3. Hindari tempat ramai.
Baca Juga: Gugus COVID-19: Orang Tak Pakai Masker Paling Banyak Tambah Pasien Corona
4. Jangan menyentuh mata, mulut dan hidung dengan tangan.
5. Saat batuk dan bersin, gunakan lengan atau tisu untuk menutup mulut dan hidung. Setelah itu, langsung cuci tangan dan buang tisunya.
6. Tetap di rumah dan isolasi mandiri saat demam, batuk, pusing, dan pilek sampai kamu membaik. Jika harus keluar rumah, gunakan masker.
7. Jika kamu demam, batuk, dan sulit bernapas, segera hubungi petugas kesehatan.
8. Tetap update dengan informasi dari pemerintah.
Selain itu, sebaiknya juga menghindari stress agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Makan makanan bernutrisi, olahraga teratur, dan memakai masker saat keluar rumah.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi