Suara.com - Vaksinasi tampaknya menjadi satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi lebih dari 13 juta orang. Sayangnya, hingga kini belum ada vaksin untuk SARS-CoV-2 ini.
Para ilmuwan berlomba dengan waktu untuk menemukan obat. Ironisnya, tidak sedikit negara di seluruh dunia melanggar norma untuk mengeluarkan vaksin yang aman dan efektif terhadap Covid-19 dalam waktu singkat.
Hingga kini, hampir ada 150 vaksin potensial sedang diuji di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebanyak 17 kandidat dalam uji klinis, dengan satu sudah dalam Fase 3 dan dua lainnya kemungkinan masuk pada Juli.
Sementara kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminatha mengatakan akan ada satu atau lebih vaksin yang aman dan manjur tahun depan, beberapa perusahaan memperkirakan vaksin mereka dapat siap untuk mulai diproduksi secara global hanya dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Tapi, kecepatan pengembangan vaksin telah membuat para ahli kesehatan khawatir tentang keselamatan dan perlindungan jangka panjang dari vaksin itu sendiri.
Pengembangan vaksin biasanya memakan waktu lebih dari 10 tahun dan membutuhkan biaya yang besar. Umumnya, pengembangan vaksin harus melalui lima tahap.
Para ahli berpendapat, mengurangi garis waktu dalam pengembangan vaksin dari bertahun-tahun ke beberapa bulan artinya dapat menghilangkan beberapa informasi tentang keselamatan dan perlindungannya.
Berikut beberapa kemungkinan risiko pengembangan cepat dari vaksin Covid-19, dilansir The Health Site.
- Vaksin mungkin disetujui dengan data dan analisis yang tidak lengkap.
- Vaksin yang dikembangkan secara cepat akan memiliki efek samping yang tidak diinginkan.
- Ada risiko peningkatan yang tergantung pada antibodi atau antibody-dependent enhancement (ADE). Ini terjadi ketika tubuh menghasilkan antibodi yang tidak cukup menetralkan virus dan malah mendorongnya untuk bereplikasi, yang memperburuk penyakit.
- Perusahaan mungkin tidak menyelesaikan studi pada hewan dan pindah ke pengujian manusia yang menransfer risiko ekstra kepada manusia.
- Masih banyak hal yang belum diketahui para peneliti tentang virus corona. Apakah antibodi protektif? Berapa lama kekebalan bertahan? Semua pertanyaan ini masih belum terjawab. Ini adalah masalah lain dengan pengembangan vaksin yang cepat.
- Vaksin dikembangkan secara cepat juga berisiko mengkompromikan penilaian memori imunologis.
Selain itu, vaksin yang dikembangkan cepat mungkin hanya efektif sebagian karena fokusnya telah bergeser dari pencarian obat yang melindungi terhadap penyakit menjadi hanya mengurangi keparahan penyakit.
Baca Juga: Cegah Covid-19, PMI Imbau Masyarakat Jaga Sirkulasi Udara di Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak