Suara.com - Imunitas tubuh sangatlah penting untuk diperhatikan, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Terutama pada anak-anak, sebagai orang yang memiliki imunitas rendah dan rentan terserang infeksi. Lalu, bagaimana cara membangun imunitas anak di masa pandemi ini?
Dikatakan dr. Ariani Dewi Widodo, SpA, dokter spesialis anak konsultan gastroenterologi, imunitas seorang anak pada saat lahir belum berkembang sempurna. Imunitas anak masih lemah dan akan berkembang sejalan dengan tambah usia, demikian katanya dalam acara bincang-bincang virtual, Senin (21/7/2020), seperti dikutip dari Antara.
Ariani menjelaskan bahwa sistem imunitas pada anak terbagi menjadi dua, yaitu yang sifatnya didapat dari lahir seperti kulit dan bulu mata, serta yang didapat setelah lahir, dalam bentuk antibodi.
Di sinilah, menurut Ariani, dibutuhkan peran orangtua untuk memastikan perkembangan imunitas anak optimal. Sistem imun yang terjaga, menjadi bekal tubuh anak untuk tumbuh dan berkembang karena anak di bawah lima tahun sangat rentan dengan penyakit.
Dia mengatakan bahwa berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukkan bahwa infeksi dan malnutrisi masih umum dialami anak-anak, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan gastroenteritis akut (diare).
"Nutrisi yang buruk atau kurang baik menyebabkan sistem imun yang jelek dan gangguan tumbuh kembang," ujarnya.
"Untuk itu, pastikan anak makan makanan yang mencukupi makro dan mikronutrien yang baik untuk membantu memelihara sistem imun tubuh," tambah Ariani.
Seperti apa makanan yang dimaksud? Yaitu makanan yang mengandung zat seperti asam amino, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral dengan kuantitas dan kualitas yang cukup bagi anak.
"Misalnya vitamin yang berperan terhadap sistem imun seperti vitamin A, vitamin B6, B12 dan asam folat, vitamin C, vitamin D dan vitamin E, yang salah satunya berperan untuk kulit yang juga menjadi salah satu sistem pertahanan tubuh," kata Ariani.
Baca Juga: Video Gerakan Yoga untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi