Suara.com - Ucapan selamat Hari Anak Nasional trending di Twitter hari ini Kamis, 23 Juli 2020.
Berbagai ucapan, komentar maupun pesan yang menyemangati anak-anak Indonesia disampaikan oleh warganet.
Dari sekian banyak cuitan selamat Hari Anak Nasional, berikut beberapa di antaranya yang Suara.com kutip dari media sosial Twitter.
"Anak adalah buah hati manusia yang merupakan titipan sang ilahi untuk dirawat dan diperlakukan sebaik-baiknya,' tulis @keekeewww
"Buat Anak Anakku Se Nusantara. Bersyukurlah kalian bisa terlahir di Bumi Nusantara Tercinta ini.. Tetaplah menjadi Anak Indonesia ditengah peradaban modern sekarang ini. Cintailah Negeri ini seperti kalian mencintai orang tua kalian," pesan @Kesit_
"Selamat #HariAnakNasional semuanyaaa!!! Makasih ya udah ngisi dunia sama keceriaan kalian, makasih udah survive makasih buat semuanyaa!! Kalian kuat kalian hebat!! cuit @shinyuinna
Seperti kita ketahui, 23 Juli setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Perayaan ini khusus dibuat untuk menghormati hak-hak anak di Indonesia.
Banyak perayaan dilakukan untuk memperingati hari spesial ini. Bahkan, HAN juga menjadi tema di Google Doodle hari ini, Kamis (23/7/2020).
Untuk mengetahui bagaimana Hari Anak Nasional tercetus, simak yuk sejarah menarik tentang HAN yang dirangkum Suara.com.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2020, Menteri Bintang Soroti Kekerasan saat Pandemi
1. Sempat mengalami beberapa kali perubahan
Peringatan hari anak di tanah air merupakan gagasan Kongres Wanita Indonesia (Kowani). HAN pernah diperingati pada 6 Juni sesuai tanggal kelahiran Bung Karno dalam Kongres ke-13 Kowani.
Sidang Kowani di Bandung tahun 1953 juga pernah menyepakati penyelenggaraan Pekan Kanak-kanak Indonesia digelar setiap Minggu kedua Bulan Juli, lantaran merupakan waktu luang menjelang kenaikan kelas anak-anak sekolah.
Namun, saat rezim Orde Baru peringatan HAN yang kerap berlangsung pada 1-6 Juni itu pun dihapuskan, hingga akhirnya ditetapkan pada 23 Juli setiap tahunnya.
2. Awalnya bernama Hari Kanak-Kanak
Saat Kowani mencetuskan hari ini, mereka memilih menamainya sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia. Saat itu, peringatan ini digelar meriah dengan pertunjukan pawai yang dilakukan anak-anak yang disambut Presiden Soekarno di Istana Merdeka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya