Suara.com - Cocos nucifera atau kelapa memang terkenal memiliki 1001 manfaat dan kegunaan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Manfaat air kelapa bagi tubuh, misalnya.
Ya, salah satu bagian yang juga dipercaya memiliki beragam manfaat adalah air buah kelapa. Manfaat air kelapa ini sendiri telah lama menjadi topik penelitian para peneliti kesehatan di dunia.
Melansir Healthline.com, penelitian terhadap manfaat air kelapa yang dilakukan terhadap hewan uji menunjukkan bahwa air kelapa berpotensi memberikan manfaat yang serupa bagi tubuh manusia.
Walaupun masih membutuhkan penelitian lebih mendalam, kandungan air kelapa dipercaya dapat memberikan dampak yang baik bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan benar.
Yuk, simak 3 manfaat air kelapa yang baik untuk tubuh berikut ini!
1. Menghidarasi tubuh
Menghidarasi tubuh adalah salah satu manfaat air kelapa yang paling banyak diketahui oleh masyarakat umum. Berkat kandungan elektrolitnya, air kelapa dapat mempercepat proses hidarasi dalam tubuh sehingga sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari.
Kandungan elektrolit ini juga berperan dalam mengatur pH tubuh bahkan dapat mengendalikan kontraksi otot. Selain itu, dengan komposisi mineralnya, air kelapa dapat menjadi pilihan pengganti minuman isotonik.
Jika dibandingkan dengan minuman isotonik, air kelapa steril tentunya jauh lebih baik bagi kesehatan tubuh.
Baca Juga: Kompetisi IBL 2020 Kembali Bergulir pada 13 Oktober di Jakarta
2. Menangkal radikal bebas
Melansir Alodokter.com, selain kandungannya yang berguna untuk menghidrasi tubuh, air kelapa juga mengandung antioksidan. Kandungan ini dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Radikal bebas adalah molekul tak stabil yang diproduksi sel tubuh saat sedang melakukan proses metabolisme.
Jika terdapat banyak radikal bebas di dalam tubuh maka tubuh akan memasuki tahap oxidative stress. Kondisi ini yang dapat meningkatkan kemungkinan datangnya penyakit bagi tubuh Anda.
Kandungan antioksidan tingkat tinggi yang baik bagi tubuh ini hanya bisa Anda dapatkan pada air kelapa murni yang tidak mengalami proses olahan.
3. Membantu tubuh dalam mengendalikan kadar gula darah
Berita Terkait
-
Kompetisi IBL 2020 Kembali Bergulir pada 13 Oktober di Jakarta
-
Ayah Ditabrak Mati saat Kerja, Anak PPSU DKI Dapat Hadiah Jadi Tukang Sapu
-
Petugas PPSU Tewas Ditabrak Lari, Anies Marah: Hai Pengecut, Laporkan Diri!
-
Sembunyikan Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah di Kelapa, 3 Pria Dicokok
-
Panjat Pohon Kelapa 7 Meter, Pria Bantul Jatuh hingga Meninggal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?