Suara.com - Di era new normal sekarang ini, semua orang disarankan menjaga jarak, sering mencuci tangan dan membawa hand sanitizer ketika berpergian untuk mencegah terinfeksi virus corona Covid-19.
Tapi, para dokter di Inggris telah mengeluarkan peringatan bahwa penggunaan hand sanitizer di bawah sinar matahari bisa berbahaya.
Dokter di Zava UK mengatakan beberapa hand sanitizer gel berbasis alkohol bisa bereaksi dengan sinar matahari yang menyebabkan luka bakar menyakitkan.
"Jika Anda akan menghabiskan waktu lama di bawah sinar matahari langsung, memakai hand sanitizer gel berbasis alkohol bisa berisiko menyebabkan kerusakan kulit," jelas Dr Simran Deo dikutip dari Mirror UK.
Meskipun penyebabkan rekasi ini belum jelas, tapi ada informasi bahwa alcogels bisa memperburuk eksim, seperti halnya paparan sinar matahari.
Saat penderita menggaruk eksim atau kulitnya yang melepuh setelah penggunaan hand sanitizer gel alkohol berulang-ulang. Kondisi ini bisa menyebabkan infeksi, terlihat seperti luka bakar ketika memerah.
Sementara itu, membersihkan tangan secara teratur adalah langkah penting dalam melindungi diri dan membatasi penyebaran virus corona Covid-19.
Dr Deo pun menyarakan orang dengan masalah kulit lebih baik membersihkan tangan pakai air dan sabun, jangan memakai hand sanitizer bila memungkinkan.
"Cuci tangan pakai sabun dan air adalah cara paling efektif untuk membersihkan tangan setelah bersentuhan dengan permukaan yang mungkin terkontaminasi virus. Tapi, langkah ini mungkin tidak memungkinkan ketika di luar rumah dan bisa menyebabkan rekasi jika tak memakai pelembab," jleas Dr Deo.
Baca Juga: Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!
Dr Deo pun menyarankan seseorang memakai sarung tangan untuk mengurangi risiko luka bakar dan lepuh sebagai alternatif.
"Anda mungkin ingin menggunakan sarung tangan untuk melindungi tanga, tetapi perlu diingat bahwa perlengkapan ini juga bisa mengangkat virus. Jadi, jangan menyentuh wajah dan ponsel saat memakainya," tuturnya.
Jika Anda menyebabkan permukaan yang banyak disentuh orang, seperti transportasi umum. Maka, kenakan sarung tangan dan buang segera setelahnya.
Jika tak ada tempat sampah terdekat, maka bawalah tas atau kresek untuk menyimpan sarung tangan bekas dan membantu mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Bila Anda tinggal dengan seseorang yang mengalami gejala atau terinfeksi virus corona Covid-19, maka tetaplah tinggal di rumah.
"Pedomannya adalah Anda harus tetap tinggal di rumah. Jika Anda mengalami gejalanya setelah mengunjungi ruang publik, Anda dan semua orang di rumah harus mengisolasi diri selama 14 hari," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal