Suara.com - Menjaga kebersihan tangan yang benar di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 merupakan salah satu cara penting mencegah risiko infeksi. Sabun dan air memang merupakan pilihan terbaik untuk membersihkan tangan, tetapi ada sejumlah orang yang juga menggunakan hand sanitizer untuk melindungi diri.
Tapi tahukah Anda berapa lama itu benar-benar mampu melindungi tangan? Dilansir dari Times of India, hand sanitizer itu disebut hanya mampu melindungi tangan selama dua menit.
Oleh karena itu penting dicatat bahwa hand sanitizer tidak memberikan perlindungan berkepanjangan dan harus dipakai kembali jika terjadi kontaminasi ulang.
Menurut para ahli, pembersih itu hanya efektif ketika berada di jalan dan tidak memiliki akses ke air dan sabun untuk membersihkan tangan Anda atau akan menjabat tangan seseorang.
Bagaimanapun, cara terbaik untuk menjaga kebersihan tangan Anda adalah dengan mencuci mereka dengan sabun dan air. Untuk menghindari infeksi, Anda tidak boleh menyentuh wajah dan makan kecuali Anda baru saja mencuci tangan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan untuk menggunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol dan menggosoknya selama 30 detik pada telapak tangan Anda untuk membunuh kuman yang ada di permukaan.
Menurut CDC, pembersih tangan berbasis alkohol dapat menjadi alternatif untuk sabun dan air jika terjadi keadaan darurat. Tapi itu seharusnya tidak menjadi solusi Anda.
Sanitizer tidak akan membunuh semua kuman. Mereka hanya bertindak cepat dan secara signifikan mengurangi jumlah kuman di kulit.
Untuk melindungi diri dari infeksi, bersihkan tangan Anda tepat sebelum makan atau menyentuh wajah Anda. Tidak masalah jika Anda sudah menggosok sanitizer 10 menit yang lalu. Pakailah lagi untuk membersihkannya.
Baca Juga: Berhenti Minum Miras 3 Tahun, Pria Ini Mabuk usai Pakai Hand Sanitizer
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal