Suara.com - Obat herbal buatan Hadi Pranoto yang diklaim bisa menyembuhkan Covid-19 ternyata sempat terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. Obat tersebut terdaftar dengan merek Bio Nuswa yang didaftarkan PT. Saraka Mandiri dengan Nomor Izin Edar POM TR 203 636 031, berlaku mulai 14 April 2020 hingga 14 April 2025 sebagai jamu untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Sementara itu, tanda putih di kulit sering dianggap sepele. Padahal itu bisa jadi tanda kekurangan vitamin B12.
1. Sempat Terdaftar di BPOM, 'Herbal Corona' Hadi Pranoto Masuk Kategori Jamu
Obat herbal buatan Hadi Pranoto yang diklaim bisa menyembuhkan Covid-19 diketahui sempat terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
Obat tersebut terdaftar dengan merek Bio Nuswa yang didaftarkan PT. Saraka Mandiri dengan Nomor Izin Edar POM TR 203 636 031, berlaku mulai 14 April 2020 hingga 14 April 2025 sebagai jamu untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Waspada Bintik Putih pada Kulit, Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin B12
Vitamin B12 adalah nutrisi penting bagi kesehatan tubuh untuk membuat sel darah merah. Tanda-tanda defisiensi vitamin B12 bisa berkembang sangat lambat sehingga kondisi tersebut mungkin sulit didiagnosis.
Orang dengan gejala yang tidak terdiagnosis harus mempertimbangkan bahwa mereka mungkin kekurangan vitamin B12. Meskipun gejalanya mungkin tidak disebabkan oleh kondisi tersebut, tapi masih banyak orang yang kekurangan vitamin B12.
Baca Juga: Ahli Ragukan Klaim Obat Hadi Pranoto Dipesan Ratu Elizabeth
3. Dikira Sakit Covid-19, Kisah Pengidap Kanker Payudara Ini Berakhir Tragis
Seorang ibu dilaporkan meninggal dunia setelah sang dokter menyebut berbagai keluhan medis yang dialaminya sebagai gejala infeksi virus corona. Salah diagnosis, ternyata masalah kesehatannya disebabkan oleh kanker.
Beth Pattison diketahui sudah pernah dua kali sembuh dari kanker payudara pada 2016 dan 2017. Namun pada Maret lalu, gejalanya kembali.
4. Mengenal Incest dari Kasus Video Mesum Mirip The Connell Twins
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia