Suara.com - Sebuah unggahan berisi kisah meninggalnya bayi bernama Rahma Sheva Kamila asal Purwosari, Bojonegoro, sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Bayi berusia lima bulan 10 hari ini diduga menjadi korban malapraktik.
Berdasarkan unggahan akun Twitter @AllayyaBie pada Kamis (27/8/2020) menceritakan kronologi bagaimana bayi tersebut bisa meninggal. Berawal dari Sheva yang sakit diare hingga diperiksakan ke seorang bidan.
Setelah memeriksa, sang bidan memberikan dua buah obat diare dengan merek Inamid, dan paracetamol, untuk menurunkan demam.
Namun malang, ternyata obat yang diberikan sang bidan memiliki dosis tinggi dan seharusnya tidak diberikan kepada bayi.
"Saya dan keluarga sebagai orang awam gak tau menahu soal bahaya obat (Inamid) bagi bayi usia 5 bulan ini," ungkapnya.
Karena kondisinya semakin parah dan demamnya meninggi, akhirnya bayi tersebut dilarikan ke RS PKU terdekat. Setelah diperiksa oleh dokter yang menjaga, baru diketahui bahwa kondisi sang bayi kian parah akibat obat Inamid.
"Kita baru tahu bahwa obat itu tidak dianjurkan buat dede karena dosisnya terlalu tinggi, bahkan obat tersebut sudah merusak otak dan syaraf dede sehingga pembuluh darah pas dibawa ke RS Aisyah BJN telah pecah. Keadaan sudah sangat buruk hingga tidak bisa ditolong," ujarnya.
Obat Inamid, yang diproduksi oleh Nufarindo merupakan obat yang mengandung loperamide.
Fungsinya adalah untuk mengatasi diare dengan memperlambat gerakan saluran pencernaan sehingga usus punya lebih banyak waktu untuk menyerap cairan dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Baca Juga: Tak Cuma Obat Nyamuk dan Lem Aibon, Ciu untuk Pesta Miras Dioplos Excimer
Berdasarkan Alodokter, Loperamide tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak di bawah usia dua tahun.
Selain itu, ada beberapa peringatan lain dalam penggunaan Loperamide yang perlu diperhatikan:
1. Hindari penggunaan Loperamide untuk anak di bawah dua tahun.
2. Mencegah dehidrasi dengan memenuhi asupan cairan yang cukup adalah penanganan utama diare pada anak, jangan memberikan obat diare pada anak kecuali diresepkan oleh dokter.
3. Loperamide dapat menyebabkan gangguan irama jantung, bisa berakibat fatal jika dikonsumsi berlebihan.
4. Loperamide tidak dianjurkan diberikan pada pasien diare karena disentri.
5. Hindari penggunaan Loperamide pada pasien dengan riwayat aritmiam gangguan elektrolit, atau konstipasi.
6. Hindari konsumsi Loperamide yang dikombinasikan dengan obat yang juga menyebabkan gangguan irama jantung.
7. Hindari menyetir dan mengoperasikan alat berat setelah konsumsi Loperamide, karena obat dapat menimbulkan kantuk dan pusing.
8. Apabila terjadi reaksi alergi dan overdosis setelah mengonsumsi Loperamide, segera hubungi dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial