Suara.com - Kita semua akan kehilangan cairan tubuh melalui keringat, air mata, urin, dan feses. Air juga menguap dari kulit dan meninggalkan tubuh sebagai uap saat kita bernapas.
Sama halnya dengan bayi, yang justru mudah kehilangan banyak air dan garam. Ini bisa terjadi saat mereka mengalami demam, diare, atau muntah.
Tubuh mereka hanya menyimpan sedikit cadangan air dan tingkat metabolisme mereka tinggi sehingga mudah kehilangan air serta elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi.
Jika cairan ini tidak segera diganti, kondisi sang bayi justru bisa kritis.
Dilansir Parents, berikut tanda dehidrasi pada bayi yang harus diwaspadai:
- Kantuk
- Sifat lekas marah
- Mudah haus
- Kulit kurang elastis
- Mata dan ubun-ubun (atau titik lunak di kepala) tampak cekung
- Air mata berkurang atau tidak ada sama sekali
- Mulut kering
- Jarang buang air kecil
Dokter sering merekomendasikan larutan rehidrasi oral (ORS) seperti Pedialyte, Ceralyte, atau Gastrolyte, dalam dosis kecil dan sering, untuk membuat tubuh bayi mengalami rehidrasi.
National Digestive Diseases Information Clearinghouse mengatakan tujuan pemberian obat ini adalah untuk mencegah keluarnya cairan agar tidak melebihi asupan.
Perawatan rehidrasi tidak akan menghentikan diare, tetapi akan menjaga tubuh tetap terhidrasi sampai penyakitnya mereda.
Baca Juga: Miris, Bayi ini Meninggal Diduga Lantaran Bidan Salah Beri Obat
Bayi dianggap terhidrasi jika mengeluarkan jumlah urin secara normall, atau setidaknya enam popok basah sehari untuk bayi dan balita.
Jumlah cairan yang harus dikonsumsi bayi tergantung pada ukuran dan derajat dehidrasinya.
Menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), anak-anak dengan berat kurang dari 10 kg (22 pon) harus minum 60 sampai 120 ml (2-4 ons), oralit untuk setiap episode muntah atau diare. Dan mereka yang beratnya lebih dari 10 kg harus minum oralit 120 sampai 240 ml (4-8 ons).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa