Suara.com - Pemerintah Australia sedang mengambil keputusan terkait perpanjangan masa lockdown alias karantina wilayah, setelah laporan terbaru menyebut jumlah korban meninggal karena Covid-19 sudah melebihi 650 orang.
Dilansir Anadolu Agency, Australia mengonfirmasi 41 kasus kematian akibat Covid-19 pada Senin (31/8/2020), jumlah kematian harian tertinggi sejak awal pandemi.
Jumlah kasus di negara itu naik menjadi 25.754 sementara jumlah kasus kematian mencapai 652, kata pejabat kesehatan.
Sementara jumlah kasus pemulihan mencapai 21.011.
Pada konferensi pers di Melbourne, Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan saat ini sulit untuk mengetahui apakah pembatasan virus tahap empat akan dilonggarkan setelah 13 September, saat pembatasan tersebut berakhir.
Sementara itu, Selandia Baru melaporkan sembilan kasus baru dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kasus menjadi 1.738, termasuk 22 kasus kematian dan 1.585 kasus sembuh.
Saat ini terdapat 131 kasus aktif di negara tersebut, termasuk dua pasien yang sakit parah.
Pandemi virus korona telah merenggut lebih dari 845.000 nyawa di 188 negara dan wilayah sejak berasal dari Wuhan, Cina pada bulan Desember.
AS, Brasil, India, dan Rusia saat ini adalah negara yang paling parah terkena dampaknya.
Baca Juga: Belum Ada Vaksinnya, Ini Alternatif Lain Lindungi Anak-anak dari Covid-19
Menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins AS, lebih dari 25,1 juta kasus Covid-19 telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan pemulihan melebihi 16,5 juta.
Berita Terkait
-
Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani
-
Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis
-
Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun
-
Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak