Suara.com - Pernahkah kamu merasakan sensasi terbakar saat tengah kencing atau buang air kecil? Hal itu memiliki nama medis yang disebut disuria.
Akibat kelainan ini, Anda mengalami nyeri yang menyengat saat buang air kecil. Ini membawa banyak ketidaknyamanan. Namun, dalam kasus yang parah, hal itu dapat memengaruhi ginjal dan kesehatan reproduksi Anda juga.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menangani masalah ini sebelum berkembang menjadi masalah yang parah. Karena bisa jadi kondisi itu disebabkan oleh penyakit yang lebih berbahaya. Simak penjelasannya seperti dilansir dari
1. Mungkin menderita ISK
Bakteri, jamur, atau virus, ISK dapat bersifat apa saja, tetapi hampir selalu menyebabkan sensasi terbakar saat Anda buang air kecil.
“Kencing yang menyakitkan juga bisa karena radang saluran kemih. Uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal membentuk saluran kemih Anda. Ureter adalah saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. Peradangan di salah satu organ ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil ”, kata Dr Siddharth Kumar, M.Ch (Urologi dan Transplantasi Ginjal), Rumah Sakit Superspesialisasi Kabupaten, Lucknow.
Dia menambahkan, “Wanita lebih mungkin mengembangkan infeksi saluran kemih daripada pria. Ini karena uretra pada wanita lebih pendek daripada pada pria. Uretra yang lebih pendek berarti bakteri memiliki jarak yang lebih pendek untuk melakukan perjalanan untuk mencapai kandung kemih. "
2. Menahan urine terlalu lama
Tidak kencing terlalu lama dapat meningkatkan toksisitas kencing dan ketika Anda akhirnya mengosongkan kandung kemih, ada kemungkinan Anda akhirnya merasakan panas di sana.
Menahan kencing berarti mengakumulasi asam beracun di kandung kemih Anda. Asam ini tetap bersentuhan dengan lapisan kandung kemih Anda yang menyebabkan ruam dan nyeri. Saat Anda buang air kecil, itu cenderung bergesekan dengan dinding kandung kemih yang terluka dan membuat vagina dan uretra Anda sakit.
Baca Juga: Terpopuler: Sering Kencing di Malam Hari, Cara Bersihkan Kotoran Telinga
3. Keseimbangan pH Anda mungkin berada di limbo
Jika Anda melakukan douching dan menggunakan pencucian vagina secara teratur, kemungkinan besar tingkat pH Anda terganggu yang pada akhirnya akan menyebabkan sensasi terbakar itu.
“Anda harus sangat selektif saat memilih sabun mandi dan sabun mandi. Terkadang, nyeri saat buang air kecil juga bisa disebabkan oleh produk yang Anda gunakan untuk daerah genital. Sabun, losion, dan mandi busa dapat mengiritasi jaringan vagina. Pewarna dalam deterjen dan produk lainnya juga dapat menyebabkan iritasi, menyebabkan nyeri saat buang air kecil, ”jelas Dr Kumar.
4. Anda mengalami dehidrasi
Urine adalah mekanisme alami tubuh kita untuk mengeluarkan racun dari tubuh Anda. Saat Anda minum air, racun ini terserap di dalamnya dan akhirnya keluar dari tubuh Anda.
Semakin banyak air yang Anda minum, semakin sedikit konsentrasi urin Anda. Tetapi, jika Anda minum kurang dari 7 hingga 8 gelas, yang merupakan batas yang ditentukan, kencing Anda menjadi lebih asam. Makanya, sakit saat dilepaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?