Suara.com - Air susu ibu (ASI) memang terkenal dengan beragam manfaatnya, dari mencegah stunting hingga mencegah kanker. Tapi bagaimana bila dikonsumsi orang dewasa, seperti yang dilakukan seorang binaragawan yang viral lantaran minum ASI.
Mengutip Times of India, Minggu (6/9/2020) Binaragawan, JJ Ritenour memanfaatkan ASI untuk membentuk ototnya, karena menurutnya makanan untuk bayi yang sedang bertumbuh membuatnya merasa bugar.
"Alasannya karena saya ingin tubuh saya tumbuh menjadi yang terbaik, maka saya makan dengan cara seperti bayi," ungkap Ritenour.
Namun aksi yang dilakukan Ritenour bukan satu-satunya, banyak orang dewasa memanfaatkan ASI, termasuk di AS sempat tren minum ASI untuk menangkal Covid-19. Ini karena ASI bisa memberikan efek terapeutik, yang cara kerjanya bisa seperti vaksin.
Meski padat nutrisi, ternyata tidak lantas ASI mampu mencukupi kebutuhan nutrisi binaragawan. Justru memanfaatkan ASI untuk membangun daya tahan tubuh orang dewasa, hanya akan merusak pola makan orang tersebut.
ASI diperuntukkan khusus untuk bayi yang dikandung sang ibu. Itulah mengapa manfaat yang didapatkan bayi tidak akan sama dengan manfaat untuk orang dewasa.
Selain itu, ada juga risiko ASI dari ibu pendonor bercampur dengan ASI ibu lainnya dalam tubuh dan menyebabkan infeksi, bahkan bisa saja kebersihannya tidak terjaga.
Apalagi jika ibu pemberi ASI punya penyakit seperti hepatitis hingga HIV, maka bisa menularkannya. Ini karena ibu pemberi ASI tidak diseleksi kesehatannya. Apalagi kebanyakan produk ASI dibeli secara online.
Baca Juga: Muncul Tren Aneh, Banyak Pria Minum ASI untuk Lawan Kanker dan Bangun Otot
Berita Terkait
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia