Suara.com - Air susu ibu (ASI) salah satu sumber makanan tersehat dan kaya gizi yang dibutuhkan bayi, mulai sebagai antibodi pelawan infeksi serta memenuhi lemak dan protein yang dibutuhkan.
Tapi, metode kesehatan baru membuat sejumlah pria dewasa mencoba minum ASI untuk membangun massa otot mereka.
Minum ASI untuk membangun otot memang terdengar sebagai tren kesehatan yang aneh. Binaragawan dan penggemar kebugaran mengandalkan banyak manfaat kesehatan dari ASI untuk memperkuat ototnya.
Web docuseries menunjukkan salah satu binaragawan memanfaatkan ASI untuk membangun ototnya. JJ Ritenour, binaragawan itu mengaku mendapatkan nutrisi terbaik dan lebih bugar karena minum ASI.
"Apa masalahnya? Saya ingin tumbuh dan emnjadi yang terbaik yang saya bisa dengan makan seperti bayi," jelas JJ Ritenour dikutip dari Times of India.
Pada dasarnya, ASI dirancang untuk membantu bayi memperoleh semua nutrisi dari satu sumber makanan dan tumbuh dengan cepat. Banyak orang beranggapan bahwa ASI juga memiliki manfaat yang sama untuk orang dewasa.
Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa zat tertentu dalam ASI bisa memiliki efek terapeutik dan menguntungkan dalam pengobatan virus corona Covid-19. Bahkan ASI bisa dikembangkan sebagai vaksin.
Meski begitu, ASI memang membawa banyak manfaat ampuh. ASI ini memiliki nutrisi padat yang bervariasi, mengandung kalori yang baik dan antibodi sehat.
Peneliti percaya senyawa tersebut bisa membantu orang dewasa dengan penyakit Crohn, artritis dan autisme. Ada juga yang mengatakan bahwa ASI lebih mudah dicerna daripada susu sapi sehingga baik untuk orang dewasa.
Baca Juga: Jabat Tangan Tak Erat Bisa Jadi Tanda Lain Diabetes, Ini Sebabnya!
Manfaat itulah yang mendorong banyak pria mengonsumsi ASI demi membentuk tubuhnya. Bahkan beberapa pria mungkin sudah tidak percaya dengan steroid dan lebih memilih minum ASI.
Tapi, apakah ASI aman dikonsumsi orang dewasa?
Semua manfaat kesehatan yang layak tidak selalu bergizi juga untuk pria dewasa. ASI memang padat nutrisi, tapi itu bukan berarti bisa memenuhi nutrisi dan gizi binaragawan.
Sebaliknya, minum ASI untuk membangun tubuh akan merusak pola makan yang baik. Karena, manfaat nutrisi ASI dipecah secara berbeda di usus bayi daripada yang mereka lakukan dalam sistem pencernaan orang dewasa.
Ada juga risiko keamanan susu yang diperoleh dari donor. Karena, ASI itu bisa saja tercampur dengan kandungan lain, ada jenjak infeksi atau tidak dibersihkan dengan benar.
Terlebih, bila pendonor ASI tidak melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat. Jadi, pertimbangkan dua kali bila Anda ingin minum ASI untuk memperkuat otot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya