Suara.com - Masker memang menjadi salah satu elemen penting selama pandemi. Berbagai organisasi kesehatan di dunia menganjurkan pemakaian masker untuk menekan penyebaran virus corona Covid-19.
Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa alasan mengapa masker menjadi hal penting untuk menekan penyebaran virus corona, antara lain:
Mengurangi Penularan Virus
Jika dipakai dengan benar, masker bisa cukup mengurangi risiko penularan virus corona Covid-19.
"Masker bedah dan masker kain dapat mengurangi penularan virus hingga 70 persen jika semua orang memakainya dengan benar di atas hidung dan mulut," kata Purvi Parikh, seorang ahli alergi dan asisten profesor klinis di Departemen Kedokteran NYU Grossman School of Medicine.
Parikh menekankan bahwa penting untuk tidak sekadar mengenakan masker namun juga memastikan bahwa masker digunakan dengan benar.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), penggunaan masker yang benar adalah mencuci tangan sebelum memakainya dan memastikan masker menutupi hidung serta mulut.
Mencegah Penyebaran dari Orang Tanpa Gejala
Menurut CDC, diperkirakan 50 persen penularan Covid-19 terjadi sebelum orang mengembangkan gejala. Oleh karena itu, mengenakan masker adalah cara mudah untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi yang tidak disadari.
Baca Juga: Dikabarkan Positif Corona, Bacabup Lima Puluh Kota: Belum Ada Informasi
"Masker adalah tindakan altruisme, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri dengan mengenakan masker, namun juga orang lain," kata Rochelle Walensky, MD, kepala divisi penyakit menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan profesor kedokteran di Harvard Medical School.
Masker juga mencegah orang tanpa gejaka menyebarkan virus. Perlu diperhatikan juga bahwa sebagian besar masker kain saja tidak akan sepenuhnya mencegah Anda tertular virus corona baru.
Namun, masker mencegah pemakainya menginfeksi orang lain saat tidak menunjukkan gejala. Hal ini yang menjadikan pakai masker sama pentingnya dengan menjaga jarak dan mencuci tangan.
Higienis
Para profesional medis dari ahli bedah hingga dokter gigi memakai masker untuk melindungi diri dari tetesan, kuman, dan penyakit agar tetap higienis bahkan sebelum pandemi.
Dalam banyak budaya, memakai masker saat sakit atau alergi adalah tanda menghormati orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat