Suara.com - Semua organ tubuh, termasuk bagian dalam, tentu sangat penting. Tapi bagaimana jika kita kehilangan beberapa bagiannya? Inilah yang terjadi pada Ashley Strickland asal Wilmington, North Carolina.
Wanita 34 tahun ini menderita penyakit Crohn parah sehingga ia harus menjalani berbagai operasi untuk mengangkat beberapa organ pencernaan utamanya.
Penyakit yang didiagnosis pada 2015 silam ini awalnya membuat Strickland harus bolak balik ke toilet sebanyak 20 kali dalam sehari akibat diare hebat.
Setelah diketahui penyakitnya, ia menjalani operasi ileostomi untuk mengeluarkan usus kecilnya ke lubang di perut, yang disebut stoma, yang akan dipasang kantong khusus sebagai wadah kotoran.
Kemudian ia menjalani operasi J-Pouch untuk mengangkat usus besar dan rektumnya, membuat saluran usus kecil dihubungkan ke anus. Hal ini membuat Stickland tidak perlu menggunakan kantong ileostomi lagi.
Sayangnya, perubahan ini tidak cocok untuknya. Akhirnya, pada Mei tahun ini ia memutuskan untuk kembali menggunakan kantong stoma.
Strickland juga menjalani operasi yang mengangkat anus sepenuhnya dan menutup lubang anusnya.
"Sebagian besar usus besar, rektum, dan anus saya telah diangkat, jadi dokter pikir yang terbaik adalah menutup lubang anus saya dengan operasi," kata Strickland, dilansir Metro.
Meski awalnya ia merasa berat karena terlihat berbeda dengan kebanyakan orang, perlahan Strickland mulai menerima kondisinya dan ingin menjadi pengaruh positif bagi orang lain.
Baca Juga: Obat Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus, Begini Metodenya!
"Saya ingin menunjukkan bahwa kantong ileostomi seharunya tidak menjadi tabu. Ini bukan hal tabu, ini penyelamat, dan kamu tidak boleh malu karenanya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol