Suara.com - Penggunaan vaksin Covid-19 yang masih dalam penelitian dibolehkan di Uni Emirat Arab (UAE) untuk kondisi darurat.
Dilansir ANTARA, UAE merestui penggunaan darurat vaksin COVID-19, enam pekan setelah uji klinis pada manusia di negara Teluk Arab tersebut dimulai.
Uji coba tahap III vaksin inaktif COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi milik negara China, Sinopham, dimulai di UAE pada Juli dan hingga kini belum rampung.
"Vaksin akan tersedia untuk para pahlawan pertahanan di lini terdepan kita yang paling berisiko tertular virus," kata National Emergency Crisis and Disaster Management Authority (NCEMA) di Twitter.
Pengumuman itu muncul di tengah peningkatan kasus COVID-19 di UAE, yang melaporkan 1.007 kasus baru pada Sabtu (12/9), jumlah yang tertinggi sejak awal pandemi.
Pada Senin, negara itu mencatat 777 kasus tambahan.
Penggunaan darurat vaksin COVID-19, yang masih dalam tahap uji, diizinkan setelah serangkaian kriteria diberlakukan dan diuji pada 31.000 relawan, kata NCEMA.
Efek ringan dan efek samping diperkirakan muncul, namun tidak terjadi efek samping yang parah, kata badan itu tanpa memberikan keterangan rinci.
NCEMA menambahkan bahwa seribu orang dengan penyakit kronis yang menjalani uji coba tersebut tidak mengalami komplikasi.
Baca Juga: Kabar Baik! 3 Warga Asing Sembuh Virus Corona di Batam Hari Ini
Sinopham mengantongi persetujuan uji coba pada akhir Juni.
Vaksin eksperimental tersebut berhasil melalui uji klinis Tahap I dan II, dengan 100 persen partisipan menghasilkan antibodi setelah diberikan dua dosis selama 28 hari, bunyi pernyataan Pemerintah Abu Dhabi pada Juli.
Menurut Pusat Pencegahan Penyakit, vaksin inaktif, yang dibuat dengan virus yang telah dimatikan atau dengan protein yang berasal dari virus, sudah dikenal dan telah digunakan untuk melawan penyakit seperti influenza dan campak.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa