Suara.com - Hari Alzheimer Sedunia selalu diperingati setiap 21 September yang mestinya membantu meningkatkan kesadaran seseorang mengenai risiko dan efek samping dari penyakit ini.
Alzheimer termasuk salah satu jenis demensia, penyakit yang memengaruhi bagian otak dalam mengontrol pikiran, bahasa, memori dan bisa mengganggu kemampuan kognitif penderitanya.
Sebenarnya, orang bisa memperlambat perkembangan kondisi ini dengan mendiagnosisnya lebih awal dan mengubah gaya hidup untuk menurunkan risiko alzheimer.
Salah satu cara terbaik untuk mencegah alzheimer adalah minumlah jus lemon secara teratur setiap harinya. Bahkan Anda bisa menambahkan lemon ke dalam makanan sehari-hari.
Menurut Dr Deborah Lee, dari Dr Fox Online Pharmacy dilansir dari Express, orang dengan masalah demensia biasanya memiliki produk akhir glikasi lanjutan (AEGs) dalam jumlah besar di otak.
AEGs adalah sejenis protein yang terakumulasi di dalam tubuh dan berbahaya jika jumlahnya terlalu besar. Protein ini juga diproduksi oleh masakan makanan tertentu dalam jangka waktu lama pada suhu tinggi.
Karena itu, salah satu cara termudah untuk membatasi jumlah AEGs dalam masakan adalah menambahkan perasan lemon ke dalam bumbu masakan sebagai peredamnya.
"AEGs diproduksi dengan memasak makanan dalam waktu lama pada suhu tinggi, seperti memanggang atau menggoreng," jelas Deborah.
Saat molekul bertabrakan di dalam aliran darah, terkadang gula seperti glukosa atau fruktosa menempel pada protein atau partikel lemak. Saat gula darah tinggi, maka semakin banyak jumlah AEG yang terbentuk.
Baca Juga: Penelitian Jepang: Jus Kesemek Bisa Buat Virus Corona Jadi Tak Berbahaya?
Jumlah AEGs yang besar biasa ditemukan pada otak penderita alzheimer. Karena itu, Deborah menyarankan untuk memasukkan perasan lemon ke dalam masakan sebelum mengolahnya atau minum jus lemon secara teratur.
Anda juga bisa menghindari produksi AEGs yang berlebihan dalam masakan dengan cara mengukus masakan atau sayuran, bukan menggorengnya.
Sebab, mengukus atau merebus sayuran bisa mengurangi jumlah AEGs sekitar 75 persen. Anda juga disarankan untuk mengolah masakan dalam suhu rendah.
Sementara, makanan olahan biasanya cenderung memiliki jumlah AEGs lebih tinggi daripada makanan lain. Sehingga Anda perlu menghindari atau menguranginya jika ingin mencegah alzheimer.
Selain mengubah cara pengolahan dan minum jus lemon, Anda juga tetap memerlukan olahraga sedang setidaknya 150 menit dalam seminggu untuk menurunkan risiko alzheimer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan