Suara.com - Indonesia melaporkan penurunan kasus Covid-19 mingguan secara nasional hari ini, Selasa (6/10/2020).
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan secara nasional jumlah kasus positif Covid-19 secara mingguan mengalami penurunan sebesar 7,4 persen.
"Pada level nasional terjadi penurunan kasus positif sebesar 7,4 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (6/10/2020).
Kemudian lima provinsi yang menyumbang kasus positif tertinggi berbeda dari pekan lalu.
Lima provinsi yang pekan lalu masuk dalam lima besar provinsi penyumbang kenaikan kasus tertinggi yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Jawa Tengah tak lagi masuk dalam kelompok lima besar tersebut pada pekan ini.
"5 besar provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi pada pekan ini seluruhnya berbeda dari pekan sebelumnya. Ini artinya bagi Jawa Barat, DKI Jakarta Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Jawa Tengah yang minggu lalu masuk ke dalam lima besar seluruhnya dapat menekan angka kasusnya dengan baik bahkan mengalami penurunan jumlah kasus mingguan," ucap dia.
Wiku pun mengapresiasi lima provinsi tersebut yang dapat menekan angka Covid-19.
"Kami apresiasi kepada lima provinsi ini dan jangan berpuas diri, tetap tekan kasus terus angka kasusnya hingga tidak ada penambahan kasus sama sekali," kata Wiku.
Kemudian kata Wiku, lima provinsi yang menjadi penyumbang kenaikan kasus tertinggi yakni Provinsi Maluku naik menjadi 152 kasus, Riau naik menjadi 131 kasus, Gorontalo naik 107 kasus, Sulawesi Barat naik menjadi 99 kasus dan Aceh naik menjadi 97 kasus.
Baca Juga: Hari Ini, Kasus Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.400
"Bila dibandingkan dengan minggu lalu, kenaikan kasus di Jawa Barat, DKI Jakarta itu angkanya ribuan, yaitu 1.700, 1.002, dan minggu ini kenaikannya diduduki provinsi yang kami sebutkan. Dan angkanya ratusan," ucap dia.
Menurut Wiku, sebuah prestasi jika sebuah provinsi mampu menekan angka Covid-19.
"Jadi ini adalah prestasi nasional yang luar biasa di seluruh daerah berkontribusi. Dan kami mohon agar tetap ini dijaga," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan
-
Kasus Covid-19 Naik di Negara Tetangga, DKI Imbau Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri
-
Covid-19 Mengintai Lagi? Begini Kondisi Terkini di Jakarta Menurut Dinas Kesehatan
-
Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital