Suara.com - Meningkatnya kasus Covid-19 di klaster keluarga membuat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI merilis Protokol Kesehatan Keluarga, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
"KemenPPPA bersama dengan Kemenkes dan BNPB telah menyusun keputusan bersama tentang protokol kesehatan keluarga pada masa Covid-19. Protokol ini disusun sebagai panduan bagaimana melakukan prinsip pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 di keluarga," ujar Juru Bicara Kemen PPPA Ratna Susianawati saat konferensi pers, Jumat (9/10/2020).
Protokol kesehatan keluarga tersebut meliputi empat protokol yakni protokol kesehatan dalam keluarga secara umum, protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang terpapar Covid-19, protokol kesehatan keluarga ketika beraktivitas di luar rumah, dan protokol kesehatan di lingkungan sekitar ketika ada warga yang terpapar Covid-19.
Tidak hanya itu, KemenPPPA juga telah menyusun Materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi), salah satunya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
"Dalam upaya penyebaran materi KIE tersebut KemenPPPA juga menggandeng seluruh mitra yang ada, baik itu organisasi perempuan seperti Oase, Rohani PKK, Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan dan Bhayangkari," ungkap Ratna.
Forum anak, media massa, dan pengurus adat di tingkat daerah kabupaten kota hingga provinsi. Pastinya penyebarluasan KIE ini harus sesuai dengan karakteristik dan memeperhatikan kearifan lokal di masing-masing daerah.
"Kondisi masyarakat yang heterogen, tentunya daerah akan melakukan berbagai upaya penyebaran materi KIE ini disesuaikan dengan daerah masing-masing, dan mudah dipahami di daerah masing-masing," tutup Ratna.
Sementara itu berdasarkan data Wordometers, Jumat, 9 September 2020 pukul 08.00 WIB, di Indonesia kasus harian Covid-19 bertambah nyaris 5.000 orang atau tepatnya 4.850 orang baru dinyatakan positif, rekor tertinggi kasus saat ini dari total akumulasi kasus positif 320.564 orang
Kematian Indonesia juga ikut melonjak, data terakhir tercatat ada 108 orang baru saja meninggal, dari total 11.580 korban meninggal sejak awal pandemi Covid-19.
Baca Juga: Klaster Keluarga Jadi Penyebab Kota Bogor Zona Merah Virus Corona
Di sisi lain ada 244.060 orang yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga kini tersisa 64.924 orang yang masih berstatus positif di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak