Suara.com - Semua tentu ingin memiliki organ intim atau vagina yang beraroma seperti bunga mawar. Tapi jika bau darah haid atau menstruasi mengeluarkan aroma yang aneh, sebaiknya juga harus curiga.
Bisa jadi ada yang salah di bawah sana. Selain itu, menurut Dr Manisha Ranjan, konsultan kebidanan dan ginekolog di Rumah Sakit Ibu, Noida, darah haid kita mengandung ekstrak dari sel telur yang tidak dibuahi, darah, dan jaringan lapisan rahim juga, yang merupakan alasan lain dari bau tak sedap.
"Tidak apa-apa jika darah memiliki bau. Tapi, jika bau haid tak tertahankan maka itu mengindikasikan beberapa kondisi kesehatan yang mendasari yang membutuhkan perhatian medis segera. "
Dilansir dari Healthshots, berikut ini tiga sebab yang bikin darah haid bau tidak sedap
1. Ada kemungkinan Anda mengalami vaginosis bakterial
Dr Ranjan mengatakan bahwa jika darah haid Anda berbau amis, maka itu menunjukkan bahwa Anda mungkin menderita vaginosis bakterial.
Ia melanjutkan bahwa ini adalah jenis infeksi yang diobati dengan antibiotik. Bakteri bercampur dengan darah, dan karena reaksinya dengan kandungan zat besi, itu menciptakan bau yang berbeda.
2. Bau darah haid yang buruk berarti Anda tidak menjaga kebersihan vagina
Haid atau tidak ada haid - menjaga kebersihan vagina Anda adalah suatu hal yang wajib.
“Jika darah haid Anda berbau seperti bawang merah, maka itu merupakan indikasi bahwa praktik kebersihan Anda selama siklus menstruasi terganggu. Anda harus mengikuti praktik pembersihan yang benar yaitu membersihkan vagina Anda dari depan ke belakang, dan mohon tidak melakukan douching sama sekali ”, sarannya.
Baca Juga: Terlambat Menstruasi Tapi Tak Hamil, Mungkin 4 Kondisi ini Jadi Penyebabnya
3. Ini mungkin juga menunjukkan bahwa ada pergeseran keseimbangan pH vagina Anda
Jika darah haid Anda berbau sedikit di sisi yang lebih manis, jangan khawatir karena itu sepenuhnya normal. Ini terjadi ketika tingkat pH vagina Anda bergeser lebih ke sisi asam. “Keseimbangan pH vagina Anda biasanya 3,8-4,5”, katanya.
Jika darah haid Anda berbau seperti roti daging busuk, itu berarti sudah waktunya mengganti pembalut atau tampon Anda.
Untuk itu dr Ranjang menyarankan untuk menghindari tampon beraroma dan produk lain, karena ini dapat menyebabkan iritasi dan reaksi alergi."
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya