Health / Konsultasi
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 10:37 WIB
Obat diabetes yang ditarik kembali (FDA)

Suara.com - Sebuah produk obat diabetes telah ditarik kembali oleh produsen lantaran mengandung kontaminan penyebab kanker. Padahal, obat diabetes tersebut telah banyak digunakan. Dikatakan perusahaan farmasi pembuatnya, obat tersebut bersifat karsinogenik. Duh!

Berita seputar virus corona kali ini juga cukup mengejutkan, lantaran seorang ilmuwan Inggris memperingatkan bahwa virus corona Covid-19 bisa bertahan selamanya dan membuat seseorang terinfeksi berulang kali. Dikatakan sang ilmuwan bahwa virus corona penyebab Covid-19 bisa menjadi mengerikan jika para penyintas tidak terlindungi dari penyakit ini di masa depan.

Selengkapnya, klik tautan di bawah ini!

1. Bersifat Karsinogenik, BPOM AS Umumkan Ada 2 Obat Diabetes yang Ditarik

Obat diabetes yang ditarik kembali (FDA)

Sebuah produk obat diabetes, dan sayangnya banyak digunakan, telah ditarik kembali oleh produsen lantaran mengandung kontaminan penyebab kanker.

Perusahaan farmasi India Marksans Pharma Limited menarik kembali tablet pelepasan metformin hidroklorida karena tingkat NDMA di dalamnya lebih tinggi dari batas asupan harian seharusnya, yaitu 96 nanogram per hari.

Baca selengkapnya

2. Ilmuwan Inggris: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan Selamanya

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Seorang ilmuwan Inggris memperingatkan bahwa virus corona Covid-19 bisa bertahan selamanya dan membuat seseorang terinfeksi berulang kali.

Baca Juga: Risiko Kematian Tinggi, Lansia dan Pasien Komorbid Tak Boleh Kritis

Profesor Graeme Ackland, seorang akademisi di Universitas Edinburgh, memeringatkan virus corona Covid-19 bisa menjadi mengerikan jika para penyintas tidak terlindungi dari penyakit ini di masa depan.

Baca selengkapnya

3. Pakai Kulit Mayat, Studi di Jepang Ungkap Lama Virus Corona Bisa Bertahan

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mencuci tangan sampai bersih selama 20 detik merupakan sebuah keharusan guna terhindar dari virus corona penyebab sakit Covid-19.

Semakin mengerikan ketika studi terbaru di Jepang menemukan bahwa virus corona jenis baru ini bisa bertahan lebih lama di kulit manusia daripada virus flu pada umumnya.

Baca selengkapnya

Load More