Suara.com - Hari Tanpa Bra atau No Bra Day dirayakan tepat pada 13 Oktober setiap tahunnya. Peringatan 'tanpa bra' ini dimaksudkan untuk kampanye kepedulian terhadap kanker payudara yang seringnya diidap perempuan.
Terlepas dari tujuannya, bagi sebagian orang, beraktivitas tanpa mengenakan bra mungkin mambuat risih dan berpikir bahwa hal ini akan membuat payudara kendur.
Benarkah demikian?
Jaringan payudara menempel pada dinding otot dada melalui bagian belakang payudara, dan area perlekatan tunggal ini adalah satu-satunya sumber stabilitas, jelas ob-gyn Sherry Ross, MD, pakar kesehatan wanita dan penulis She-ology.
Artinya, dilansir Shape, sebagian besar jaringan payudara tidak disangga dan gerakan kasar dapat menyebabkan trauma serta nyeri.
Inilah sebabnya sangat penting untuk mengenakan sport bra saat berolahraga. Tapi saat berada di rumah tanpa melakukan aktivitas berat, apakah masih perlu mengenakan bra?
"Jika Anda tidak memakai bra, payudara akan melorot. Jika ada kekurangan penyangga dalam jangka panjang, jaringan payudara akan meregang dan kendor, terlepas dari ukuran payudaranya," sambung Dr. Ross.
Namun, ahli bedah payudara dan profesor bedah di Rush University Medical Center di Chicago, Andrea Madrigrano, mengatakan bahwa kendurnya payudara lebih mungkin terjadi berdasarkan kepadatan payudara.
Jika payudara lebih banyak mengandung lemak daripada jaringan fibrosa (atau payudara besar), organ ini akan cenderung melorot, dan untuk perempuan dengan payudara kecil, tidak ada manfaat struktural dari memakai bra, jelasnya.
Baca Juga: Ketahui 10 Jenis Bra Wanita, Model Seksi Belum Tentu Nyaman
Tapi, kedua ahli sepakat bahwa ada beberapa faktor yang berperan untuk membuat payudara kendur, terlepas dari pemakaian bra.
"Efek kendur dan seberapa jelasnya akan tergantung pada banyak variabel," imbuh Dr. Ross.
Selain kendur, ada juga masalah sakit punggung. Sekali lagi, ini lebih mungkin menjadi masalah bagi wanita dengan payudara lebih besar.
"Payudara yang besar dan berat dapat memberi tekanan berlebih pada otot-otot di bawah payudara, yang suatu saat dapat menyebabkan nyeri dada, punggung, dan bahu," jelas Madrigano.
Jadi, sebenarnya dukungan yang diberikan bra mengurangi sebagian besar berat payudara dari dada, punggung, dan bahu secara signifikan meminimalkan ketegangannya, lanjutnya.
Pada akhirnya, ingin memakai bra atau tidak saat berada di rumah, atau tidak sama sekali, adalah masalah preferensi dan kenyamanan pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak