Suara.com - Virus corona SARS COV-2 telah hampir sepuluh bulan mewabah di dunia sejak muncul pertama kali Wuhan, China, akhir Desember 2019. Tercatat 217 negara sudah terinfeksi Covid-19. Update Covid-19 dikutip dari situs worldometers, total infeksi hingga Senin (19/10) pukul 00.32 GMT atau 07.35 WIB mencapai lebih dari 40.2 juta orang. Lebih dari 30,1 juta di antaranya telah dinyatakan sembuh, namun 1.118.167 jiwa meninggal dunia.
Sehingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di dunia yang masih aktif sebanyak 9.038.020 orang. Lebih dari sepertiga kasus aktif terdapat di Eropa dengan jumlah 3,2 juta infeksi.
Disusul Amerika Utara sebanyak lebih dari 3 juta kasus, Asia 1,4 juta kasus, Amerika Selatan 791.533 kasus Covid-19 aktif, Afrika 253.422 kasus aktif, dan Oceania 2.398 kasus.
Sedangkan angka kematian paling banyak terjadi di benua Amerika Utara, tercatat 334.668 jiwa. Mayoritas kematian terjadi di Amerika Serikat sebanyak 224.630 jiwa.
Kemudian angka kematian terbanyak berikutnya disusul Amerika Selatan dengan jumlah 279.648 jiwa. Terbanyak ada di Brasil, 153.905 jiwa dan Peru, 33.759 jiwa, serta Kolombia, 28.970 jiwa.
Di Eropa tercatat 239.047 jiwa meninggal akibat Covid-19. Terbanyak ada di Inggris 43.646 jiwa, Italia 36.543 jiwa, dan Spanyol 33.775 jiwa.
Sementara di Asia, 224.030 jiwa total angka kematian. Separuhnya ada di India sebanyak 114.642 jiwa, Iran 30.375 jiwa, dan Indonesia 12.511 jiwa. Sedangkan di Afrika ada 39.807 jiwa kematian, dan Oceania 952 jiwa.
Dan berikut inilah 20 negara di dunia yang memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia:
- Amerika Serikat 8.387.798 kasus
- India 7.548.238 kasus
- Brasil 5.235.344 kasus
- Rusia 1.399.334 kasus
- Argentina 989.680 kasus
- Spanyol 982.723 kasus
- Kolombia 959.572 kasus
- Perancis 897.034 kasus
- Peru 868.675 kasus
- Meksiko 847.108 kasus
- Inggris 722.409 kasus
- Afrika Selatan 703.793 kasus
- Iran 530.380 kasus
- Chili 491.760 kasus
- Iraq 426.634 kasus
- Italia 414.241 kasus
- Bangladesh 388.569 kasus
- Jerman 366.981 kasus
- Indonesia 361.867 kasus
- Filipina 356.618 kasus
Baca Juga: Puasa Demi Kesembuhan Trump, Pria Ini Justru Meninggal Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?