Suara.com - Setiap bagian tubuh membutuhkan perawatan dan perhatian.Tidak kecuali vagina yang merupakan organ intim bagi perempuan.
Sayangnya, tidak banyak peremuan yang benar-benar mengenali tentang area intim tersebut. Sehingga merasa kesulitan saat merawatnya.
Dilansir dari Healthshots, Dr Vinita Diwakar, dokter kandungan dan ginekolog, Rumah Sakit Columbia Asia, Ghaziabad menjelaskan mengapa penting untuk mengenali dan memahami kesehatan vagina.
“Memeriksa vulva Anda sendiri sangat penting karena infeksi atau kelainan apa pun dapat terdeteksi pada tahap awal,” kata Dr Diwakar.
Dr Diwakar membuat daftar 3 alasan utama di balik pentingnya memeriksa sendiri area vagina Anda secara teratur:
1. Untuk menyingkirkan infeksi
Munculnya bercak kulit atau perubahan warna di sekitar kulit vulva merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Ini mungkin juga menunjukkan jenis infeksi tertentu.
Dr Diwakar berkata, “Warna tambalan menunjukkan kondisi yang berbeda. Bercak putih di luar alat kelamin wanita, misalnya, menandakan leukoplakia yang perlu segera ditangani. ”
2. Waspadai cairan yang tidak sehat
Baca Juga: Mesti Tahu, 5 Mitos Keliru Tentang Vagina yang Masih Banyak Dipercaya
“Kotoran yang tidak sehat dari vagina atau saluran kemih dapat menjadi indikator infeksi. Meskipun sebagian besar cairan benar-benar normal dan sehat, cairan berat yang membuat Anda basah sepanjang waktu tidaklah demikian, ”kata Dr Diwakar.
Selain itu, keluarnya cairan berwarna kekuningan atau kehijauan disertai dengan bau yang menyengat atau amis tidak menyehatkan. Dalam situasi seperti itu, Anda harus mengunjungi ginekolog Anda untuk menyingkirkan kondisi medis yang mendasari.
3. Untuk memahami apa yang normal dan apa yang tidak
Jangan menghindar! Dengan memeriksa sendiri vulva Anda, Anda tidak hanya dapat menjaga kebersihan di sana, tetapi juga lebih menyadari seperti apa tampilan atau rasa organ intim saat normal. Jadi, mengetahui organ keperempuanan itu akan menjauhkan Anda dari infeksi dan komplikasi yang tidak diinginkan.
Jika Anda melihat ada benjolan, benjolan, nyeri, perubahan warna atau bercak, Anda perlu menemui ginekolog. Ingat, semakin cepat suatu komplikasi didiagnosis, semakin dini akan dirawat. Jadi, jangan malu-malu dan periksa area vagina Anda secara rutin!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
Waspada! Obesitas Dewasa RI Melonjak, Kenali Bahaya Lemak Perut yang Mengintai Nyawa
-
Kota Paling Bersih dan Sehat di Indonesia? Kemenkes Umumkan Penerimanya Tahun Ini
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Hasil Penelitian: Nutrisi Tepat Sejak Dini Bisa Pangkas Biaya Rumah Sakit Hingga 4 Kali Lipat
-
Cegah Bau Mulut akibat Celah Gigi Palsu, Ini Penjelasan Studi dan Solusi untuk Pengguna
-
Stop Jilat Bibir! Ini 6 Rahasia Ampuh Atasi Bibir Kering Menurut Dokter
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
-
Panduan Memilih Yogurt Premium untuk Me-Time Sehat, Nikmat, dan Nggak Bikin Bosan
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?
-
Stop Diet Ketat! Ini 3 Rahasia Metabolisme Kuat ala Pakar Kesehatan yang Jarang Diketahui