Suara.com - Dibalik kelezatan Nasi Padang ada risiko penyakit diabetes yang mengintai. Oleh sebab itu perlu hati-hati dalam mengonsumsi makanan tinggi kalori dan gula.
Sementara itu, meski dinilai bermanfaat konsumsi madu yang dicampur dengan air panas bisa menjadi racun. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health suara.com. Berikut kabar terpopuler lainnya.
1. Suka Makan Nasi Padang, Awas Risiko Diabetes Mengintai
Tidak ada yang dapat memungkiri akan kelezatan nasi padang. Tapi dibalik segala kelezatannya, ada risiko penyakit diabetes yang mengintai.
dr. Yohan Samudra, SpGK, Dokter Spesialis Gizi Primaya Hospital Tangerang menambahkan bahwa makanan berkalori tinggi seperti nasi goreng, kwetiau, nasi uduk, atau nasi padang yang cenderung dimakan dalam porsi besar akan memicu terjadinya diabetes.
2. Waspada! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas
Ibarat pepatah, madu di tangan kanan dan racun di tangan kiri, keduanya merupakan hal yang berlawanan. Namun madu malah bisa berubah jadi racun jika dicampur dengan air panas.
Melansir Medicalxpress, madu sendiri tinggi antioksidan seperti asam fenolik dan flavonoid yang dapat mendukung kesehatan yang lebih baik.
Baca Juga: Bikin Geli! Viral Gerobak Susu Kedelai Dikerumuni Lebah, Dagangan Laris
3. Studi Buktikan Multivitamin Tak Bermanfaat, Kecuali untuk Kelompok Tertentu
Banyak orang yang beralih mengonsumsi multivitamin untuk menjaga kesehatannya, dan memang orang-orang tersebut mengaku dirinya merasa lebih sehat.
Namun, peneliti justru mengatakan tidak ada bukti bahwa multivitamin benar-benar meningkatkan kesehatan.
4. Catat! Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Hamil Setelah Berhubungan Seks
Kehamilan hanya bisa terjadi setelah pasangan melakukan hubungan seksual. Muncul pertanyaan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dari berhubungan seks untuk bisa hamil?
Laman Medical News Today menulis lamanya waktu yang dibutuhkan untuk hamil setelah berhubungan seks tergantung pada situasi.
5. Jangan Dicoba! Meniup Udara ke Vagina Saat Seks Oral Ternyata Berbahaya
Pakar mewanti-wanti pasangan yang melakukan seks oral untuk tidak meniup udara ke vagina.
Hal ini dikarenakan adanya risiko emboli udara, yang bisa saja menyebabkan kematian!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga