Suara.com - Pelaku pembuat madu palsu di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, berhasil dibekuk polisi, Selasa (10/11/2020) malam. Ia, yang berinisial TM (35), diamankan Direktorat Kriminal Khusus Polda Banten.
Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus Polda Banten AKBP Doffie Fahlevi mengatakan pelaku memasarkan produk madu palsunya ke seluruh kawasan Banten, dengan membawa nama besar madu asli Banten yang terkenal khasiatnya.
Karena sama sekali tidak mengandung madu, korban yang mengonsumsinya mengalami muntah-muntah.
Berdasarkan NDTV Food, madu memang sangat mudah dipalsukan.
Untuk mengetahui kebenarannya, ada beberapa cara untuk mengujinya. Berikut caranya:
1. Tes jempol
Letakkan sedikit madu di ibu jari dan periksa apakah tumpah atau menyebar seperti cairan lainnya. Jika ya, mungkin tidak murni.
Madu murni bertekstur kental dan akan menempel pada permukaan yang dioleskan sehingga tidak menetes, sedangkan yang tidak akan berair.
2. Gunakan air
Baca Juga: Resep Ayam Bakar Madu Menggoda, Siapa pun Pasti Suka
Ambil satu sendok teh madu dan taruh dalam gelas berisi air.
Madu palsu atau yang dipalsukan akan larut dalam air sedangkan madu murni yang memiliki tekstur lebih padat akan mengendap tepat di dasar gelas sebagai gumpalan.
Hal yang sama terjadi pada kertas penyerap noda atau kain putih. Jika Anda menuangkan madu murni pada keduanya, tidak akan terserap atau meninggalkan noda.
3. Api
Anda mungkin belum mengetahui hal ini, tapi madu murni mudah terbakar.
Ambil batang korek api kering dan celupkan ke dalam madu. Nyalakan batang korek api dengan menggosokannya ke kotak korek api. Jika menyala, madu Anda murni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya