Suara.com - Mulai Januari 2021 mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengizinkan pemerintah daerah untuk membuka kembali sekolah tatap muka di masa pandemi.
Proses kegiatan belajar mengajar di masa pandemi ini tentunya akan sangat berbeda dari sebelumnya. Apalagi 11,3 persen dari total kasus virus corona Covid-19 di Indonesia adalah anak-anak.
Dr Novianty Elizabeth SH. M. Pd, Founder Sekolah Putra Pertiwi, Lecturer, Praktisi Pendidikan mengatakan prosedur pembelajaran tatap muka ini harus sesuai dengan kondisi daerah masing-masing, yakni termasuk zona merah Covid-19 atau sudah aman.
"Prosedur pembelajaran tatap muka, ini kita lihat apakah sudah zona hijau dan kuning atau masih zona merah. Jadi tergantung oleh dinas pendidikan kota, diizinkan atau tidak dengan melihat kondisi daerahnya," kata Dr Novianty dalam webinar "Adaptasi Kebiasaan Baru di Sekolah, Siapkah?" pada Rabu (25/11/2020).
Jika, kondisi daerah sudah zona hijau atau kuning dan siap melangsungkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Maka ada beberapa prosedur pembelajaran yang harus diterapkan untuk mencegah lonjakan kasus virus corona.
1. Kondisi kelas
Pada PAUD atau TK maksimal hanya 5 siswa di kelas selama sekolah di masa pandemi, dari standarnya 15 siswa. Pada SD, SMP hingga SMA maksimal jumlah siswa di dalam kelas hanya 18 orang dari standarnya 36 siswa.
Selain itu, pastikan jarak kursi antar siswa setidaknya 1,5 meter. Kelas juga memiliki sirkulasi udara yang baik serta ada ruang terbuka yang cukup.
2. Perilaku wajib
Baca Juga: Orang Kolesterol Tinggi Berisiko Terinfeksi Virus Corona, Ini Sebabnya!
Selama berada di lingkungan sekolah, semua siswa dan guru wajib memakai masker serta menjaga jarak 1,5 meter.
Sediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun untuk seluruh pengunjung sekolah. Selain itu, terapkan etika batuk dan bersin sesuai standar Covid-19.
3. Peningkatan kapasistas protokol kesehatan
Lakukan pengaturan lalu lintas satu arah, misalnya dari koridor ke tangga atau lainnya yang biasanya ramai orang berlalu lalang dan berpapasan.
Jangan lupa melakukan pemeriksaan suhu tubuh pada semua golongan yang masuk ke halaman sekolah. Petugas sekolah juga harus melakukan disinfektan di setiap sudut sekolah, terutama kelas setiap hari dan saat pergantian shift.
4. Jadwal pembelajaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi