Suara.com - Kampanye tentang 3T dan 3M bertujuan untuk mencegah penularan virus Corona Covid-19.
Namun, apa sebenarnya 3T dan 3M? Apakah penerapan kedua hal tersebut bisa benar-benar mencegah penularan Covid-19?
3T merujuk pada tracing (penelusuran kontak), testing (tes virus Corona), dan treatment (pengobatan).
Sementara 3M adalah singkatan dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang 3M dan 3T, Suara.com bekerja sama dengan Satgas Covid-19 mengadakan webinar dengan judul 'Pentingnya Penerapan 3T dan 3M untuk Memutus rantai Penularan Covid-19'.
Akan hadir Monica Nirmala selaku Penasihat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Juga hadir dr. Yulianto Prabowo, M.Kes, selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Webinar akan diselenggarakan besok, Jumat 4 Desember 2020 pukul 14.00 WIB. Peserta yang ingin bergabung bisa mendaftarkan diri melalui Whatsapp ke nomor 0813 8120 5128.
Webinar ini juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Suaradotcom. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya!
Baca Juga: Rekor 8.369 Positif Covid Hari Ini Karena Data Daerah dan Pusat Tak Sinkron
Berita Terkait
-
Safe Space Starts With You: Pentingnya Empati Saat Menulis Isu Bullying
-
Heboh! Video Zoom Dosen Papua Kembali Beredar, Warganet Ingatkan Ancaman Hukum Penyebar
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius