Suara.com - Pernah mengalami suara serak? Pasti tak enak dan bikin tak nyaman, ya, karena suara serak seringkali dialami bersamaan dengan tenggorokan yang terasa gatal dan kering.
Suara serak bisa disebabkan banyak faktor. Dialnsir dari Healthline, masalah yang terjadi pada suara serak biasanya berasal dari pita suara yang mengalami peradangan. Hal itu terjadi karena infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas. Tapi, ada juga faktor lain yang jadi penyebab suara serak, di antaranya:
- Refluks asam lambung
- Merokok
- Konsumsi kafein dan alkohol
- Penggunaan pita suara berlebihan (bernyanyi atau berteriak dalam waktu yang lama)
- Alergi
- Menghirup zat beracun
- Batuk yang berlebihan
- Kesalahan fungsi dalam tubuh seperti polip pada pita suara, kelenjar tiroid yang berfungsi buruk, saraf atau oto yang melemahkan kotak suara, dsb
Lalu, bagaimana cara mengatasi suara serak? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi suara serak.
1. Lakukan istirahat suara
Istirahat suara dapat membuat pita suara mejadi lebih rileks. Untuk itu, hindari berbicara dan teriak. Hal ini dapat dilakukan selama beberapa hari sampai kondisi pita suara kembali pulih.
2. Basahi tenggorokan
Tenggorokan yang kering akan memperburuk kondisi suara serak. Untuk itu. diperlukan banyak minum agar tenggorokan tetap basah. Cairan akan membantu meredakan suara serak.
3. Hindari kafein dan alkohol
Saat suara serak, usahakan menghindari minuman berkafein dan alkohol yang dapat membuat suara serak menjadi lebih parah. Kafein dan alkohol dapat menjadi penyebab suara serak sehingga harus dihindari.
4. Gunakan pelembab udara
Udara yang kering akan memperburuk kondisi pernapasan. Pelembab udara sangat berguna untuk membantu pernapasan sehingga kondisi suara serak bisa lebih cepat pulih.
5. Mandi dengan air hangat
Uap dari air hangat akan membantu membuka saluran pernapasan dan memberikan kelembapan, sehingga membantu meredakan suara yang serak.
6. Kurangi merokok
Merokok dapat menjadi salah satu penyebab suara serak. Untuk itu, hindari atau batasi merokok. Jika tetap merokok saat sedang serak, justru akan memperburuk kondisimu.
Baca Juga: Suara Hilang Akibat Batuk, Inilah yang Sedang Terjadi pada Tubuh Anda
7. Mengunyah permen karet
Permen karet sangat berguna untuk membantu melembabkan tenggorokan. Pilih permen karet tanpa gula untuk menghindari masalah baru lainnya.
8. Hindari hal-hal yang memicu alergi
Alergi adalah salah satu pemicu suara serak, oleh karena itu hindarilah pencetus alergi.
9. Jangan gunakan dekongestan
Dekongestan memang dapat menjadi obat saat mengalami flu atau batuk. Namun, menggunakan dekongestan saat serak akan membuat tenggorokan menjadi kering dan membuat serak bertambah parah. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal