Suara.com - Memiliki tubuh yang ideal dan sehat memang jadi dambaan banyak perempuan. Begitupun dengan aktris cantik Kartika Putri yang ingin tampil lebih percaya diri, serta menyenangkan suami, dengan melakukan diet sehat sesuai saran seorang dokter gizi, yaitu diet defisit kalori
Dalam saluran YouTubenya, perempuan berhijab ini berbagi mengenai jenis diet yang ia jalani, bersama istri pelawak Denny Cagur, Shanty, serta Adelia Pasha, beberapa waktu lalu. Ketiganya mengurangi konsumsi kalori yang masuk ke tubuh atau diet defisit kalori.
Saat melakukan diet tersebut, Kartika harus menghindari gula, minyak, tepung, MSG, terasi, hingga santan. Makanannya juga ditakar oleh dokter gizi yang sesuai dengan berat dan tinggi badannya, serta kebiasaannya sehari-hari.
"Hari pertama, hari kedua yang aku rasain gemeteran. Kaya mau pingsan gitu ya. Nah, memang sih harus yang namanya niat. Dua minggu awal itu, alhamdulillah istiqomah, full turun 5,5 kg," kisah istri dari Habib Usman bin Yahya ini.
Bahkan, saat menjalani dietnya, bintang film My Stupid Boyfriend ini melakukannya dengan lebih ekstrim yang membuat berat badannya lebih cepat turun, di mana dia juga tidak melakukan makan malam.
Sayangnya, lanjut perempuan berusia 29 ini, sekarang ia harus berhenti menjalani diet tersebut, mengingat kewajibannya yang masih harus menyusui putrinya, Khalisa Aghnia Bahira.
"Tapi qadarullah, Khalisa GTM (gerakan tutup mulut), nggak mau makan, terus ASI aku kurang, dia ga mau minum ASI, mungkin ada rasa yang agak hambar, akhirnya ya sudah, Habib bilang, kamu kan punya kewajiban untuk menyusui, jadi duluin kewajiban, baru kamu bisa menjalankan hak kamu," jelasnya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Shanty Denny yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 19 kg dalam waktu kurang lebih 3 bulan saja.
"Penurunannya dari pola makan, jadi masuknya ke defisit kalori. Makanan diatur sampe setiap makan digram. Jadi diatur kalorinya yang masuk ke tubuh kita dan juga kalori yang keluar dari tubuh kita," jelas perempuan 36 tahun tersebut.
Baca Juga: Gagal Diet karena Positif Corona, Wagub DKI Ngaku Sehari Bisa 5 Kali Makan
Selain membatasi pola makan, diet defisit kalori, kata Shanty, juga harus dibantu dengan olahraga, yang hanya dibolehkan berjalan kaki selama 45-60 menit sehari, minum air putih sebanyak minimal 3 liter sehari, dan tidur minimal 8 jam sehari.
Setelah menjalani diet tersebut, ketiganya mengaku jika bukan hanya berhasil menurunkan berat badan, tapi mereka juga merasa lebih sehat, memiliki kulit yang bagus, dan pencernaan yang tentunya lebih baik.
Meski begitu, bagi kamu yang mau menjalani diet ini, Kartika berpesan agar tidak sembarangan dalam melakukannya, karena semua diet yang dijalani harus berdasarkan pengawasan ahli.
"Harus konsultasi dokter gizi dan nggak boleh nyontek menu orang lain. Karena ternyata menunya beda-beda, sesuai selera kita, kebutuhan kita, dan juga apa yang terbaik buat tubuh kita," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem