Suara.com - Artritis reumatoid atau radang sendi adalah kondisi autoimun yang berarti sistem kekebalan tubuh secara keliru menargetkan sendi yang terkena. Kondisi ini menyebabkan lapisan tipis sel (sinovium) yang menutupi sendi Anda menjadi sakit dan meradang.
Hasil dari misfiring ini adalah nyeri sendi, kaku dan bengkak. Sayangnya, tidak ada obat untuk radang sendi. Tapi, Anda bisa mengontrol gejala dan kerusakan sendi dengan mencoba gaya hidup sehat.
Suplemen alami tertentu telah terbukti mengatasi inflamasi dari radang sendi. Salah satu suplemen yang menjanjikan berasal dari cakar kucing, ramuan anti-inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan pada radang sendi.
Cakar kucing ini berasal dari kulit kayu dan akar pohon anggur tropis yang tumbuh di Amerika Selatan dan Tengah.
Kebanyakan orang menggunakannya sebagai anti-inflamasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan sains telah menemukan beberapa substansi untuk klaim ini.
The Arthritis Foundation mencatat bahwa cakar kucing menekan faktor nekrosis tumor (TNF), yang berperan dalam respon inflamasi, sama seperti obat konvensional radang sendi lainnya.
Mereka mengutip penelitian kecil di mana cakar kucing terbukti efektif dalam mengurangi pembengkakan sendi hingga lebih dari 50 persen pada 40 orang dengan radang sendi.
Menurut National Center for Complementary Integrative Health (NIH), suplemen yang mengandung asam lemak omega-3, gamma-linolenic acid (GLA) atau ramuan thunder god vine juga membantu meredakan gejala rheumatoid arthritis.
Selain memasukkan item tertentu ke dalam makanan Anda, diet mediterania telah terbukti menawarkan manfaat banyak bagi penderita rheumatoid arthritis.
Baca Juga: Satu Keluarga Positif Virus Corona, Sang Anak Akui Dapat Suntikan 16 Kali
Jenis makanan yang dikonsumsi terdiri dari unggas, ikan, daging merah tanpa lemak, sayuran dan buah segar, minyak zaitun, gandum utuh, kacang polong serta buncis.
Artinya dilansir dari Express, lemak jenuh yang berbahaya berkurang dan digantikan oleh lemak tak jenuh termasuk omega-3. Penelitian telah menunjukkan perbaikan gejala yang dialami oleh penderita radang sendi.
Selain mengonsumsi makanan yang sehat, olahraga teratur dapat membantu meredakan gejala radang sendi. NHS menjelaskan olahraga secara teratur bisa membantu menghilangnya stres, membantu menjaga persendian tetap bergerak dan memperkuat otot.
Olahraga juga membantu Anda menurunkan berat badan bila kelebihan berat badan yang bisa memberikan tekanan ekstra pada persendian.
Berita Terkait
-
5 Pengobatan Alami untuk Peradangan Sendi yang Terbukti Ampuh
-
3 Kandungan dalam Makanan yang Bisa Memicu Radang Sendi, Wajib Diwaspadai!
-
3 Jenis Makanan Sehat Ini Justru Bisa Picu Radang Sendi, Batasi Konsumsi
-
7 Faktor Penyebab Asam Urat yang Jarang Disadari
-
Penderita Asam Urat Boleh Minum Kopi atau Tidak? Begini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia