Suara.com - Filipina hingga kini belum memulai program vaksinasi virus Corona. Padahal, angka kasus baru dan kematian terus meningkat.
Dilansir Anadolu Agency, angka kematian Covid-19 di Filipina melampaui 10.000.
Departemen Kesehatan saat ini total 10.042 orang meninggal karena penyakit dari virus SARS CoV-2 itu, termasuk 64 catatan kematian baru.
Angka 64 itu terdiri dari 57 kematian pada Januari, enam pada Desember dan satu di Oktober.
Filipina juga mengkonfirmasi 1.862 kasus baru Covid-19, sehingga total menjadi 505.939.
Sementara 765 pasien kembali pulih dari Covid-19, total kepulihan menjadi 466.993.
Saat ini terdapat 28.904 kasus aktif, atau 5,7 persen dari akumulasi infeksi.
Filipina akan memulai program vaksinasi Covid-19 pada Februari mendatang.
Sementara itu, Malaysia melaporkan 4.008 kasus baru Covid-19 pada Rabu, sehingga total menjadi 169.379.
Baca Juga: Jokowi Beri Sinyal Ada Vaksinasi Mandiri untuk Perusahaan dan Pengusaha
Ini menjadi yang kedua kalinya kasus Covid-19 harian menembus angka 4.000, setelah pada 16 Januari Malaysia mencatat 4.029 kasus.
Dalam konferensi persnya, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah menyampaikan Selangor di Semenangjung Malaysia menjadi wilayah dengan kasus tertinggi dengan 1.391 kasus.
Noor Hisham juga menyampaikan sebanyak 2.374 pasien sembuh dari Covid-19.
Dengan tambahan data ini, total pasien pulih di Malaysia menjadi 127.662.
Sementara itu, kasus kematian di Malaysia menembus angka 630, yang berasal dari tambahan 11 kematian.
Melalui data terbarunya, otoritas kesehatan Malaysia mencatat 41.087 pasien aktif Covid-19.
Pemerintah Malaysia pada Selasa memutuskan memperluas Perintah Pengendalian Gerakan (PKP) atau karantina wilayah di Kedah, Perak, Negeri Sembilan, Pahang, Terengganu dan Perlis selama 14 hari mulai Jumat ini.
Berita Terkait
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi