3. Jangan mengunjungi keramaian
Vaksinasi bukan berarti seseorang bisa bebas berkerumun atau menghadiri sebuah pesta yang ramai. Seseorang bisa melalui semua itu ketika kekebalan kelompok sudah cukup besar setelah vaksin.
Karena beberapa orang masih berisiko membawa dan menularkan virusnya ke orang lain. Ingat, vaksin hanya akan bekerja untuk mencegah penyebaran virus di dalam tubuh dan belum tentu mengurangi risiko penularan virus corona.
4. Boleh merawat pasien virus corona Covid-19
Setelah mendapatkan suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19, Anda dipersilakan merawat orang yang mungkin menderita gejala virus corona Covid-19. Karena itu, vaksin Covid-19 diprioritaskan bagi tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien.
Meskipun, tindakan pencegahan dasar seperti pemakaian masker, jaga jarak dan cuci tangan tetap harus diikuti setelah Anda suntik vaksin Covid-19.
5. Boleh aktivitas dengan jarak sosial.
Jaga jarak 6 kaki adalah cara paling efektif mencegah penularan virus corona Covid-19. Sejumlah penelitian telah membuktikan jarak sosial yang cukup membantu meminimalkan risiko infeksi virus sejak pandemi.
Di satu sisi, aturan jarak sosial ini memang tetap harus diikuti setelah vaksin. Sama halnya dengan protokol kebersihan dasar, menjaga jarak sosial yang aman akan melawan virus corona Covid-19 dan infeksi lainnya yang menyerang di tingkat komunitas.
Baca Juga: Ahli Sebut Tes Covid-19 Harian Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!