Suara.com - Musisi Nazril Irham atau yang akrab disapa Ariel NOAH mengaku kerap merasa ngantuk setelah menjalani vaksinasi Covid-19.
Hal tersebut ia sampaikan saat berbincang dengan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro melalui Live IG.
"Itu (abis vaksinasi) kayak ngantuknya gak biasanya, biasanya saya ngantuk jam di jam 2 atau jam 3 pagi, tapi pas abis disuntik jam 8 malem udah ngantuk," ujar Ariel, beberapa waktu lalu.
Beruntung menurut pengakuan Ariel, rasa kantuk itu hanya muncul di hari pertama ia disuntik vaksin, namun hari berikutnya pola hidup dan kebiasannya kembali normal seperti sedia kala.
Menariknya, vokalis band Noah itu malah merasa senang bisa tidur lebih awal karena disuntik vaksin, mengingat selama ini menurut Ariel ia kesulitan untuk tidur di malam hari.
"Sebenarnya udah lumayan senang pas hari pertama ngantuknya. (Mengira) bisa tidur tiap hari berarti, pas hari kedua ternyata nggak (ngantuk lagi). Susah tidur soalnya, jadi lumayan (bisa tidur awal)," ungkap Ariel.
Namun tidak hanya dialami Ariel, rasa kantuk juga dirasakan dr. Reisa usai disuntik vaksin Covid-19 pada 13 Januari 2021. Rasa kantuk dirasakan dr. Reisa bersamaan dengan rasa pegal di lokasi bekas suntikan pada sore hari.
"Jadi waktu hari pertama divaksin, sempat dipegal dikit di sore hari, tapi abis itu ngantuk benar-benar ngantuk, rasanya badan gak capek tapi bener-bener ngantuk pengen merem," cerita dr. Reisa.
Bahkan dr. Reisa juga mengungkap, beberapa nakes juga merasakan rasa kantuk yang sama.
Baca Juga: Mau Vaksinasi Covid-19 Tapi Hipertensi Kambuh, Apa yang Harus Dilakukan?
"Tahap pertama teman-teman medis, beberapa banyak yang ngantuk, mungkin ini salah satu efek samping yang ngaruh," tutur dr. Reisa menebak.
Dialami relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung
Ketua Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Prof. Dr. Kusnadi Rusmil, dr., Sp.A(K) mengungkap efek mengantuk setelah disuntik vaksin juga dirasakan para relawan uji klinis fase 3 akhir di Bandung.
Efek ini terjadi akibat penerima vaksin dalam kondisi yang sensitif sehingga memicu rasa kantuk.
"Habis disuntik dalam hari-hari uji klinis memang ada (relawan) yang sensitif ngantuk, ada. Sedikit ngantuk tapi nggak terlalu ngantuk," ungkap Prof. Kusnadi.
"Tapi kalau ngantuk kan tidur aja, kan enak habis tidur kan segar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru