Suara.com - Kelangkaan vaksin Covid-19 di Eropa membuat proses vaksinasi virus Corona di Jerman terkendala.
Namun, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan target vaksinasi untuk semua orang dewasa mendapatkan vaksin Covid-19 tetap di akhir musim panas ini.
Target itu, katanya, bisa terpenuhi walaupun ada skenario bahwa kemungkinan vaksin dari Johnson & Johnson serta CureVac belum tersedia.
Belum ada vaksin yang disetujui untuk digunakan pada anak-anak.
Merkel meminta masyarakat lebih bersabar menjalani masa pandemi dan ia berpegang pada janji pemerintahnya untuk memberi semua orang dewasa di Jerman vaksin Covid-19 pada akhir kuartal ketiga.
Ia membuat target itu dengan kerangka mengupayakan persetujuan vaksin bagi penggunaan rutin, bukan darurat.
Merkel, sementara itu, membela pemerintahannya dari kritik bahwa peluncuran vaksinasi Jerman terlalu lambat.
Menurutnya, ada alasan bagus bagi kecepatan moderat yang terlihat di Eropa dibandingkan di kawasan-kawasan lain.
"Jalannya lebih lambat di beberapa titik, tetapi saya pikir ada alasan bagus untuk ini," katanya kepada wartawan setelah pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan perwakilan perusahaan farmasi dan Komisi Eropa.
Baca Juga: Polisi Sita 3.000 Vaksin Covid-19 Palsu, Isinya Cairan Infus Garam
Lembaga layanan sipil dan pemerintah negara-negara Uni Eropa dihujani kecaman karena dianggap lebih lambat dalam melancarkan vaksinasi pada penduduk mereka dibandingkan dengan Inggris, Israel, dan Amerika Serikat.
Kelambatan itu terutama terlihat setelah para pemasok utama memangkas perkiraan jadwal pengiriman vaksin.
Namun, Merkel tetap yakin bahwa dengan kondisi itu penduduk usia dewasa Jerman sudah bisa divaksin akhir musim panas ini.
"Keadaan ini akan tetap ketat di kuartal pertama," kata Wali Kota Berlin Michael Mueller pada konferensi pers yang sama.
Kepala pemerintahan Negara Bagian Bayern, Markus Soeder, mengakui bahwa penantian itu akan menguji kesabaran masyarakat.
Merkel menambahkan bahwa masih belum jelas apakah kekebalan perlu diperbarui setiap tahun.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang
-
Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa
-
Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif