3. Olahraga di malam hari
Meski dianggap sebelah mata, jurnal Experimental Physiology menerbitkan sebuah makalah yang menyatakan bahwa berolahraga di malam hari nyatanya tidak akan berdampak buruk pada tidur.
Ia juga mengatakan bahwa berolahraga di malam hari dapat mengurangi kadar hormon perangsang lapar, ghrelin, seiring waktu. Ini dapat membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan dan, pada saat yang sama, mempertahankan berat badan.
Berolahraga di malam hari juga merupakan ide bagus bagi mereka yang kesulitan bangun atau sibuk di pagi hari. Pada malam hari, fungsi dan kekuatan otot Anda mencapai puncaknya, dan ini dapat membantu Anda bertahan lebih lama saat berolahraga.
Selain itu, hormon yang berfluktuasi di malam hari dapat membuat latihan ini lebih efektif. Berolahraga di malam hari sangat bermanfaat terutama bagi pria karena di malam hari, kadar testosteron mereka selalu tinggi. Ini akan memfasilitasi pertumbuhan otot mereka.
Jika Anda berolahraga sekitar 90 menit sebelum tidur di malam hari, ini akan membantu Anda memiliki tidur yang lebih restoratif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!