3. Olahraga di malam hari
Meski dianggap sebelah mata, jurnal Experimental Physiology menerbitkan sebuah makalah yang menyatakan bahwa berolahraga di malam hari nyatanya tidak akan berdampak buruk pada tidur.
Ia juga mengatakan bahwa berolahraga di malam hari dapat mengurangi kadar hormon perangsang lapar, ghrelin, seiring waktu. Ini dapat membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan dan, pada saat yang sama, mempertahankan berat badan.
Berolahraga di malam hari juga merupakan ide bagus bagi mereka yang kesulitan bangun atau sibuk di pagi hari. Pada malam hari, fungsi dan kekuatan otot Anda mencapai puncaknya, dan ini dapat membantu Anda bertahan lebih lama saat berolahraga.
Selain itu, hormon yang berfluktuasi di malam hari dapat membuat latihan ini lebih efektif. Berolahraga di malam hari sangat bermanfaat terutama bagi pria karena di malam hari, kadar testosteron mereka selalu tinggi. Ini akan memfasilitasi pertumbuhan otot mereka.
Jika Anda berolahraga sekitar 90 menit sebelum tidur di malam hari, ini akan membantu Anda memiliki tidur yang lebih restoratif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya