Suara.com - Makan ternyata lebih dari kebutuhan untuk bertahan hidup. Bagi orang yang memiliki kelainan atau kebiasaan yang tidak teratur, makan adalah sesuatu yang membutuhkan upaya dan waktu.
Kebiasaan makan yang tidak sehat dapat menentukan tindakan sehari-hari, bisa memengaruhi aktivitas keseharian pula.
Seperti halnya masalah kesehatan lain, langkah pertama untuk pulih adalah mengidentifikasi tanda-tandanya.
Dilansir CNet, berikut kebiasaan makan, olahraga, dan sosial yang menunjukkan masalah mendasar dalam hubungan seseorang dengan pola makan mereka.
1. Berolahraga untuk mengimbangi makanan yang baru saja dimakan
"Ini adalah cara berpikir yang sangat hitam-putih tentang makanan, olahraga, dan tubuh kita, dan ini mencerminkan keyakinan bahwa beberapa nutrisi 'beracun'," kata Lindsay Brancato, psikolog dan psikoanalis bersertifikasi psikologi makan.
Olahraga harus terasa menyenangkan, bukan hukuman.
Ketika seseorang berolahraga sebagai hukuman, itu bisa menjadi kontraproduktif dengan memicu respons stres dan emosional.
Baca Juga: Ingin Diet Tapi Lagi Asma? Begini Tipsnya
2. Menghindari aktivitas sosial karena takut tidak bisa menahan diri akan makanannya
Konsultan nutrisi untuk RSP Nutrition, Brooke Glazer, mengatakan kebiasaan ini pasti menunjukkan masalah.
"Anda memilih untuk tetap aman dalam pilihan diet daripada menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman," ujar Glazer.
Masalahnya, tambah Glazer, makanan adalah bagian terbesar dari relasi dan kehidupan sosial semua orang.
Glazer pun menyarankan untuk lebih baik mengatur apa yang ingin dimakan. Misalnya, jika Anda ingin kue ulang tahun, makanlah. Tetapi juga harus makan sesuatu yang menyehatkan, seperti buah atau sayuran.
3. Menghindari makanan dengan alasan yang tidak berhubungan dengan kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak